
Warga melintas di dekat mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili agama di Indonesia di kawasan Juanda, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/6/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masya
JawaPos.com - Sebagian orang mungkin menggunakan bahan lain untuk menutupi wajahnya sebagai pengganti masker di masa pandemi ini. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan penggunaan masker kain bisa mencegah penularan virus Korona. Tapi disarankan, tidak menggunakan syal, selendang, atau sapu tangan sebagai pengganti masker kain.
Dilansir dari Channel News Asia, Minggu (30/8), aturan itu ditegaskan oleh Kementerian Kesehatan Singapura. Penutup wajah seperti pelindung leher, bandana, selendang dan sapu tangan tidak boleh digunakan sebagai pengganti masker.
“Karena penutup darurat ini mungkin tidak pas di sekitar hidung dan mulut. Lalu terbuat dari bahan yang tidak spesifik untuk pencegahan penyakit, kain-kain itu mungkin tidak berfungsi sebaik masker yang dibuat khusus,” kata Kementerian Singapura dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8).
Kemenkes Singapura menegaskan untuk memastikan tingkat penularan di masyarakat tetap rendah, penting bagi setiap anggota masyarakat untuk memakai masker yang dirancang atau dibuat khusus untuk mencegah penularan penyakit. Minimal adalah penggunaan masker kain.
Komentar kementerian trsebuy muncul setelah baru-baru ini seorang pria di Singapura tidak diizinkan naik bus karena dia mengenakan pelindung leher atau syal untuk menutupi wajahnya, bukan masker. Dalam video viral tersebut, pria itu terlihat memaki menggunakan kata-kata kasar pada sopir bus.
Kementerian Kesehatan mengatakan masker diyakini efektif mencegah penyebaran COVID-19. Tapi cara penggunaan dan bahannya harus tepat.
"Masker harus dipakai sedemikian rupa sehingga menutupi hidung dan mulut pemakainya dengan rapat, tanpa meninggalkan celah antara masker dan wajah," tutup pernyataan itu.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=qO5jAflZc-Q
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
