Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 00.48 WIB

Tips Tubuh Tetap Optimal Saat dan Sesudah Bermain Padel Menurut Dokter

Penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri II mencatat sejarah baru dalam perkembangan padel di Indonesia. Kompetisi padel di Kota Semarang, Jawa Tengah. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang) - Image

Penyelenggaraan Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri II mencatat sejarah baru dalam perkembangan padel di Indonesia. Kompetisi padel di Kota Semarang, Jawa Tengah. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

JawaPos.com – Menjaga performa tubuh saat dan setelah bermain padel tidak cukup hanya dengan rutin berlatih. Dokter spesialis kedokteran olahraga menekankan pentingnya evaluasi kondisi fisik, latihan yang tepat, strategi pemulihan (recovery), hingga pendampingan setelah cedera agar tubuh tetap optimal dan risiko cedera dapat ditekan.

Edukasi tersebut disampaikan bertepatan dengan keterlibatan Bethsaida Hospital Gading Serpong dan Seraphim Medical Center sebagai Official Medical Partner turnamen padel internasional FIP Bronze Banten 2026.

Dalam ajang yang berlangsung pada 14–19 Juli 2026 tersebut, Bethsaida Healthcare menghadirkan dukungan medis selama pertandingan sekaligus memperkenalkan layanan sports medicine dan rehabilitation yang mencakup peningkatan performa, pencegahan cedera, penanganan medis, rehabilitasi, hingga pendampingan kembali berolahraga (return to sport).

dr. Nahum, Dipl. CIBTAC, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga di Seraphim Medical Center, mengatakan bahwa karakter permainan padel yang mengandalkan gerakan cepat, rotasi tubuh, berhenti mendadak, hingga perubahan arah berulang membuat tubuh membutuhkan persiapan fisik yang terukur.

"Dalam olahraga seperti padel, tubuh dituntut bergerak cepat, melakukan rotasi, berhenti mendadak, dan berpindah arah berulang kali. Karena itu, atlet membutuhkan evaluasi kondisi fisik, latihan yang tepat, strategi recovery, serta pemantauan yang sesuai agar dapat menjaga performa sekaligus mengurangi risiko cedera," ujar dr. Nahum kepada wartawan, Senin (20/7).

Ia menjelaskan, pendekatan kedokteran olahraga tidak hanya berfokus pada peningkatan performa, tetapi juga membantu proses back to sport, yakni pendampingan bertahap setelah cedera agar seseorang tidak hanya bebas dari rasa sakit, tetapi juga memiliki kekuatan, fungsi gerak, kontrol tubuh, dan kesiapan fisik sebelum kembali berolahraga.

Untuk menunjang kondisi fisik, Bethsaida Healthcare menyediakan asesmen kebugaran melalui Medical Gym yang dipadukan dengan fisioterapi dan latihan terapeutik sesuai kondisi masing-masing individu. Sementara untuk mempercepat pemulihan setelah latihan atau pertandingan, Seraphim Medical Center menghadirkan layanan seperti whole-body cryotherapy, sauna, dan sports massage.

Sementara itu, dr. Herryanto Agustriadi Simanjuntak, M.H.Kes., Sp.OT, Subsp. CO, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Subspesialis Cedera Olahraga di Bethsaida Hospital Gading Serpong, mengingatkan agar setiap cedera olahraga ditangani sesuai tingkat keparahannya.

"Cedera olahraga memiliki tingkat keparahan yang berbeda. Sebagian dapat ditangani secara konservatif melalui obat-obatan, fisioterapi, dan rehabilitasi. Namun, pada kondisi tertentu, tindakan operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki struktur yang mengalami kerusakan dan mengembalikan fungsi gerak pasien," jelas dr. Herryanto.

Ia menambahkan, setelah fase penyembuhan selesai, pasien tetap memerlukan program lanjutan untuk membangun kembali kebugaran dan performa agar dapat kembali berolahraga secara aman. Pendekatan terintegrasi mulai dari pencegahan cedera, diagnosis, rehabilitasi, hingga return to sport menjadi bagian dari layanan yang dihadirkan Bethsaida Healthcare melalui perannya sebagai Official Medical Partner FIP Bronze Banten 2026.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore