
Ilustrasi jantung berdetak cepat (Freepik)
Jawapos.com - Penumpukan plak lemak akibat tingginya kadar kolesterol di dalam darah berpotensi menurunkan kualitas hidup dan kemandirian fisik lansia secara drastis.
Penanganan yang terlambat sering kali berujung pada kondisi kedaruratan medis yang membutuhkan biaya perawatan intensif yang sangat besar.
Melansir rilis kesehatan ilmiah dari Geriatri.id dan Alodokter berikut adalah delapan bahaya fatal kolesterol tinggi pada lansia yang harus segera diantisipasi:
Pengerasan Arteri (Aterosklerosis) yang Menyempitkan Pembuluh Darah :
Partikel LDL yang teroksidasi merembes ke dalam dinding arteri dan membentuk plak fibrotik yang kaku. Proses aterosklerosis ini mempersempit lumen pembuluh darah, mengganggu kelancaran distribusi darah, dan meningkatkan resistensi vaskular.
Penyakit Jantung Koroner akibat Penyumbatan Arteri Jantung:
Ketika plak kolesterol menyumbat pembuluh darah arteri koroner yang menyuplai oksigen ke miokardium, otot jantung akan mengalami hipoksia. Kondisi iskemia kronis ini memicu sindrom koroner akut atau serangan jantung yang mematikan.
Stroke akibat Terhambatnya Aliran Darah ke Otak:
Embolus atau serpihan plak kolesterol yang terlepas dapat terbawa aliran darah dan menyumbat pembuluh darah kapiler di otak. Tersumbatnya aliran oksigen ini menyebabkan kematian jaringan otak mendadak atau stroke iskemik.
Memperburuk Kondisi Hipertensi yang Sudah Ada:
Penyempitan dan hilangnya elastisitas pembuluh darah akibat plak memaksa jantung memompa darah dengan tekanan yang jauh lebih masif. Akibat interaksi ini, angka tekanan darah sistolik lansia akan melonjak semakin tidak terkendali.
Meningkatkan Risiko Gagal Jantung pada Lansia:
Beban hemodinamik yang berlebihan dalam jangka panjang akibat pembuluh darah yang tersumbat membuat otot ventrikel jantung mengalami hipertrofi patologis. Lama-kelamaan, otot jantung akan kelelahan, melemah, dan memicu gagal jantung.
Memperparah Resistensi Insulin dan Risiko Diabetes:
Tingginya kadar asam lemak bebas dan kolesterol dalam sirkulasi darah dapat mengganggu jalur sinyal intraseluler reseptor insulin. Hal ini memperparah derajat resistensi insulin dan memperburuk kontrol glikemik penderita diabetes.
Menurunkan Fungsi Ginjal Secara Bertahap:
Plak aterosklerosis yang menyerang arteri renalis mengurangi laju filtrasi glomerulus pada organ ginjal lansia. Penurunan perfusi darah ini memicu iskemia jaringan ginjal yang lambat laun berkembang menjadi penyakit ginjal kronis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022