
Kapal Negara Antares kembali mengirimkan 80 ton bantuan untuk korban banjir di Aceh, didukung oleh relawan medis dan pemerintah. (Istimewa)
JawaPos.com – Kapal Negara (KN) Antares kembali menjalankan misi kemanusiaan untuk korban banjir di Aceh. Sebanyak 80 ton bantuan logistik dan puluhan relawan medis diberangkatkan menuju Pelabuhan Kreung Geukueh, Lhokseumawe, yang kini menjadi hub utama penyaluran bantuan di provinsi tersebut.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Capt. Tohara, mengatakan proses pembongkaran berjalan kondusif meski sempat terhenti akibat hujan.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Semangat relawan dan dukungan penuh dari Bapak Gubernur Aceh membuat kegiatan bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya,” ujar Capt. Tohara dalam keterangannya, Minggu (7/12).
Untuk diketahui, KN Antares sandar di Pelabuhan Kreung Geukueh pada Sabtu sore (6/12) sekitar pukul 16.50 WIB. Setibanya di lokasi, proses diawali dengan penurunan relawan medis yang akan ditempatkan di wilayah terdampak banjir untuk memperkuat layanan darurat.
Setelah itu, pembongkaran 80 ton bantuan langsung dipercepat. Gubernur Muzakir Manaf bahkan ikut mengawal proses distribusi logistik, mulai dari penyusunan hingga pemetaan bantuan untuk tiap kecamatan yang terdampak.
"Logistik yang dibawa beragam. Mulai dari kasur, sembako, obat-obatan, pampers, air mineral, biskuit, tenda, hingga kebutuhan pokok lainnya yang dihimpun dari berbagai instansi dan lembaga," jelasnya.
Sementara itu, KN Antares dijadwalkan kembali berlayar pada 7–8 Desember 2025. Kali ini kapal akan mengangkut sekitar 100 pengungsi dari Lhokseumawe menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Pekan lalu KN Antares juga telah mengevakuasi warga terdampak banjir serta mengirimkan bantuan dari berbagai lembaga dan komunitas masyarakat.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengerahkan seluruh moda transportasi udara dan laut untuk mempercepat distribusi bantuan logistik ke daerah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan armada tersebut telah disiagakan dan mulai beroperasi. Untuk via udara, armada kargo sudah disiapkan sebanyak 42 unit dengan rincian 21 helikopter dan 21 pesawat.
Tak hanya udara, dukungan moda laut juga dimaksimalkan. Ia menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan Kesatuan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP) dan dua kapal navigasi.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
