
Ilustrasi penderita penyakit radang usus (Freepik)
JawaPos.com – Kasus Inflammatory Bowel Disease (IBD) atau penyakit radang usus di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Penyakit inflamasi kronik pada saluran cerna ini banyak menyerang kelompok usia produktif dan masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran masyarakat, keterlambatan diagnosis, hingga keterbatasan akses layanan spesialis.
Berdasarkan penelitian Asia-Pacific Crohn’s and Colitis Epidemiologic Study (ACCESS), insidensi IBD di Indonesia tercatat sebesar 0,77 per 100.000 penduduk per tahun dan terus mengalami peningkatan seiring perubahan gaya hidup serta perkembangan metode diagnosis.
IBD sendiri mencakup beberapa jenis penyakit seperti Crohn’s disease, kolitis ulseratif, dan unclassified IBD (IBD-U). Penyakit ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari gangguan sistem imun, faktor genetik, mikrobiota usus, hingga pola makan dan lingkungan.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterohepatologi, Prof. Ari Fahrial Syam menjelaskan bahwa IBD merupakan kelompok penyakit radang usus non-infeksi yang kini semakin banyak ditemukan.
“Kenapa kasusnya makin tinggi dan makin kita banyak temukan? Karena memang pertama, kemampuan diagnostik kita juga semakin tinggi,” jelasnya saat ditemui di peresmian IBD Center RSCM Kencana.
Ari mengatakan, peningkatan kemampuan diagnostik, termasuk dukungan fasilitas endoskopi modern di RSCM, membantu tenaga medis mendeteksi kasus IBD lebih dini.
Untuk diketahui, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo melalui RSCM Kencana meresmikan IBD Center sebagai pusat layanan terpadu untuk diagnosis, terapi, edukasi, dan pendampingan pasien penyakit radang usus.
Direktur Medik dan Keperawatan RSCM, dr. Renan Sukmawan mengatakan pengembangan layanan dilakukan untuk memperkuat kualitas penanganan pasien di dalam negeri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022