Ilustrasi seorang perempuan yang hendak bersin (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Bersin adalah refleks alami tubuh yang berfungsi untuk membersihkan saluran pernapasan dari partikel asing seperti debu, kuman, atau iritan. Proses ini terjadi ketika lapisan dalam hidung mengalami rangsangan, lalu mengirim sinyal ke otak untuk memicu respon berikutnya.
Setelah sinyal diterima oleh otak, berbagai otot termasuk otot dada, perut, diafragma, tenggorokan, dan kelopak mata bersiap untuk menghentak udara kuat secara bersamaan guna mengeluarkan partikel asing dari hidung. Umumnya, bersin diawali dengan refleks mirip menguap untuk meningkatkan tekanan udara.
Dikutip dari Alodokter, ketika proses bersin berlangsung biasanya lebih dari 100 ribu kuman dan virus dapat tersebar ke udara dengan kecepatan sekitar 160 km/jam. Beberapa virus yang mudah menular lewat bersin antara lain virus influenza dan virus Corona.
Bersin umumnya muncul secara spontan dan sulit dikendalikan, sehingga jauh lebih baik jika tidak ditahan. Meski begitu, sebagian orang memilih menahannya demi menjaga kenyamanan lingkungan sekitar, terutama di tempat umum. Namun, perlu diketahui bahwa menahan bersin justru dapat membawa efek negatif bagi kesehatan.
Dampak Menahan Bersin terhadap Kondisi Tubuh
Dikarenakan bersin berfungsi untuk mengeluarkan kotoran seperti bakteri dan virus, jika kamu menahannya maka sumber penyakit tersebut akan masuk dan terdorong ke dalam tubuh. Dikutip dari Halodoc, masih terdapat dampak negatif lain jika seseorang menahan bersinnya.
1. Risiko Gendang Telinga Pecah
Saat bersin ditahan, tekanan dalam tuba eustachius meningkat dan mendorong gendang telinga dengan kuat. Hal ini terjadi karena saluran telinga, hidung, dan tenggorokan yang saling terhubung. Tekanan berlebihan inilah yang dapat menyebabkan gendang telinga pecah.
2. Infeksi Telinga Bagian Tengah
Menahan bersin dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi pada telinga bagian tengah. Bersin seharusnya membantu mengeluarkan kuman atau partikel asing dari tubuh. Namun, bersin yang ditahan justru dapat mendorong kuman tersebut kembali ke dalam dan jika kuman masuk ke saluran telinga, infeksi pun dapat muncul.
3. Memecahkan Pembuluh Darah
Sering menahan bersin bisa menyebabkan pembuluh darah kecil di area hidung, mata, dan gendang telinga mengalami tekanan berlebih hingga pecah. Walaupun kondisi ini jarang terjadi, dampaknya dapat memunculkan berbagai keluhan, termasuk mata yang tampak kemerahan.
4. Kerusakan di Tenggorokan
Menahan bersin terlalu sering bisa menyebabkan cedera pada tenggorokan. Tekanan udara yang sangat kuat saat bersin tertahan dapat merusak jaringan di area mulut dan tenggorokan. Meskipun kasusnya jarang, risiko ini tetap dapat dialami oleh siapa saja.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
