
Ilustrasi daun cincau hijau yang banyak menyimpan manfaat. (Freepik)
JawaPos.com – Daun cincau hijau merupakan salah satu tanaman herbal di Indonesia, yang dimanfaatkan sebagai minuman tradisional maupun sumber pengobatan alami.
Dikutip dari penelitian Jurnal Cakrawala dan Pendidikan Biologi tahun 2025, daun cincau hijau ternyata menyimpan begitu banyak manfaat kesehatan, karena didalamnya mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid, tanin, dan alkaloid. Kandungan tersebut berfungsi sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan membantu mengatur gula darah.
Flavonoid memiliki sifat antihepatotoksik, antitumor, anti-HIV 1, dan memiliki kemampuan untuk membantu melindungi fungsi jantung. Adanya flavonoid akan menurunkan ketegangan arteri dan bisa menjadi pengobatan alternatif untuk mengurangi resiko penyakit jantung bagi pasien diabetes melitus menurut penelitian.
Zat alkaloid merangsang sistem saraf, mengurangi rasa sakit, menenangkan, dan bisa meningkatkan tekanan darah. Sedangkan tanin memiliki sifat antioksidan, antibakteri yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, dan bisa juga mengurangi risiko penyakit jantung serta kanker.
Hasil dari perendaman daun cincau hijau banyak digunakan sebagai campuran es, yang biasanya dipadukan dengan air santan dan gula aren. Rasanya yang enak dan menyehatkan, menjadikan olahan dari daun cincau ini banyak digemari.
Cara olahan sederhana daun cincau
Berikut adalah cara mengolah daun cincau agar bisa dimakan:
1. Memilih dan mencuci daun cincau
Langkah pertama, pilih daun cincau yang segar dan sehat, tidak layu. Lalu, cuci dengan air mengalir sampai bersih dan rendam sebentar untuk menghilangkan kotoran supaya lebih mudah.
2. Menyiram dan meremas daun cincau
Siapkan wadah untuk memasukan daun cincau dengan air matang, kemudian remas daun selama 10-15 menit dengan kuat dan perlahan menggunakan tangan yang bersih, sampai air berubah menjadi keruh dan terasa agak lengket.
3. Menyaring cairan hasil perasan
Langkah berikutnya, saring cairan dengan kain saring halus untuk mengeluarkan ampas daun yang kasar dan cairan gel cincau. Peras kain saring dengan kuat supaya cairan semakin banyak yang keluar, lalu pisahkan daun yang tersisa.
4. Mendinginkan dan menghentikan cairan berkobar
Tuang cairan yang tadi dihasilkan dari saringan ke dalam wadah yang bersih, kemudian tutup rapat. Biarkan sejenak sampai mengental dan berubah menjadi gel atau jeli cincau hijau. Lalu simpan dalam kulkas untuk ketahanan lebih lama dalam 2-3 hari.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
