Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Agustus 2025 | 20.44 WIB

Dari Obesitas hingga Libido Turun, Berikut Dampak Buruk Akibat Sering Begadang

Ilustrasi seseorang yang mengantuk akibat sering begadang. (Freepik.com) - Image

Ilustrasi seseorang yang mengantuk akibat sering begadang. (Freepik.com)

JawaPos.com - Begadang merupakan kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh setiap orang. Salah satu dampak yang umum dijumpai akibat begadang yaitu mengantuk, badan tidak bugar hingga menimbulkan berbagai penyakit.

Dilansir dari alodokter.com, umumnya orang dewasa membutuhkan waktu tidur sebanyak 7 - 9 jam perhari, Sedangkan untuk usia remaja sekitar 8 - 10 jam. Dengan mendapatkan tidur yang cukup, tubuh akan lebih fit dan dapat menjaga kesehatan tubuh.

Pada kenyataannya, memiliki waktu tidur yang cukup ternyata bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Pasalnya, baik dewasa maupun remaja masih banyak yang terbiasa untuk begadang. Alasan yang cukup beragam diantaranya seperti menyelesaikan tugas atau pekerjaan, bermain game, atau menonton pertandingan tim favoritnya.

Alangkah lebih baik, jika merubah kebiasaan ini untuk kehidupan yang lebih baik. Lantas apa saja dampak buruk yang akan terjadi jika terlalu sering begadang? simak penjelasannya berikut ini.

Masalah Gangguan Mental

Jika terlalu sering begadang akan menyebabkan risiko terjadinya masalah mental. dikutip dari siloamhospital.com, saat kurang tidur, tubuh akan rentan mengalami stres. Pasalnya, saat begadang tubuh akan memproduksi hormon kortisol dalam jumlah banyak. Hormon tersebut akan memicu terjadinya stres.

Berat Badan Meningkat

Kurang tidur dapat mengakibatkan kenaikan berat badan lebih dibandingkan orang yang tidurnya cukup, Hal ini yang akan mengakibatkan orang yang sering begadang akan rentan terkena obesitas.

Menurunkan Konsentrasi

Konsentrasi akan mengalami penurunan jika anda sering begadang. Ketika kurang tidur, akan membuat tubuh menjadi lelah sehingga fokus akan terganggu.

Tidak hanya itu, efek samping lainnya yaitu berkurangnya daya ingat pada seseorang. sel-sel yang ada pada saraf otak tidak memilki waktu yang cukup untuk melakukan regenerasi.

Munculnya Gangguan pada Kulit

Tidak hanya memicu stres, hormon kortisol yang diproduksi secara berlebih oleh tubuh juga dapat menimbulkan berbagai masalah pada kulit. Pasalnya, hormon kortisol dapat merusak struktur kolagen pada kulit.

Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Dikutip dari alodokter.com, berbagai riset menunjukkan bahwa waktu tidur kurang dari 6 jam dapat memicu menurunnya sistem kekebalan tubuh, hal ini mengakibatkan tubuh akan lebih rentan terkena bakteri maupun virus.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore