
REFERENSI: Panduan praktis gejala demensia alzheimer.
JawaPos.com – Bagi pencinta kopi manis, ada kabar yang perlu diperhatikan. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa menambahkan gula atau pemanis buatan ke dalam kopi dapat meningkatkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.
Dilansir dari Psypost.org, penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi tanpa pemanis memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit tersebut dibandingkan dengan mereka yang menambahkan gula atau pemanis buatan.
Alzheimer dan Parkinson, Gangguan Otak yang Serius
Alzheimer adalah jenis demensia yang memengaruhi daya ingat, pemikiran, dan perilaku seseorang. Penyakit ini berkembang secara bertahap dan dapat menyebabkan kehilangan kemampuan berbicara serta beraktivitas secara mandiri.
Sementara itu, Parkinson adalah gangguan neurodegeneratif yang menyerang sel saraf penghasil dopamin di otak. Gejalanya meliputi tremor, kekakuan otot, gerakan melambat, serta gangguan keseimbangan dan kognitif.
Baik Alzheimer maupun Parkinson bersifat progresif, artinya gejalanya akan semakin parah seiring waktu dan belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkannya.
Hubungan Kopi Berpemanis dengan Risiko Alzheimer dan Parkinson
Penelitian ini menganalisis data dari 204.847 orang dalam rentang usia 40–69 tahun. Mereka dibagi dalam empat kelompok berdasarkan kebiasaan minum kopi: tidak minum kopi, minum kopi tanpa pemanis, minum kopi dengan gula, dan minum kopi dengan pemanis buatan.
Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi kopi tanpa pemanis dapat menurunkan risiko Alzheimer dan Parkinson hingga 29–30%, serta mengurangi risiko kematian akibat penyakit tersebut hingga 43%. Sebaliknya, menambahkan gula atau pemanis buatan ke dalam kopi tidak memberikan manfaat perlindungan yang sama.
Bahkan, mereka yang mengonsumsi kopi tanpa kafein pun masih mendapatkan manfaat yang serupa, dengan risiko Alzheimer dan Parkinson 34–37% lebih rendah. Namun, manfaat ini hilang jika kopi tanpa kafein dikonsumsi dengan pemanis.
Kurangi Pemanis dalam Kopi untuk Kesehatan Otak
Mengingat belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan Alzheimer dan Parkinson, pencegahan menjadi langkah terbaik. Salah satunya adalah dengan mengurangi konsumsi pemanis dalam kopi.
Beralih ke kopi tanpa gula tidak hanya baik untuk kesehatan otak, tetapi juga membantu menjaga tubuh tetap sehat dalam jangka panjang. Mulailah perubahan kecil ini untuk hidup yang lebih sehat dan lebih baik.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
