
Ilustrasi kunyit. (Freepik / Wirestock)
JawaPos.com – Kunyit merupakan rempah yang sering dipakai dalam masakan, dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional karena dikenal akan manfaatnya bagi kesehatan. Kurkumin adalah komponen bioaktif utama dalam kunyit, yang merupakan antioksidan kuat dengan sifat anti-inflamasi.
Memiliki rasa hangat dan pahit, beberapa khasiat kunyit yang sering dimanfaatkan dalam kesehatan adalah untuk mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi hati, mengurangi risiko kanker, hingga mengurangi gejala peradangan.
Dalam olahan makanan, kunyit digunakan sebagai pewarna makanan dan rempah-rempah yang menambah cita rasa. Hampir semua manfaatnya dikaitkan dengan kurkumin, sebagai bahan aktif utamanya.
Dilansir dari Healthline, meski kunyit dan kurkumin umumnya aman dikonsumsi, namun jika terlalu banyak penggunaannya justru dapat berbahaya dan memiliki beberapa potensi risiko, diantaranya:
Dalam dosis yang sesuai, kurkumin pada kunyit disebut dapat membantu meredakan sakit kepala, mual, diare. Tapi jika dosis kurkumin kelewat batas justru sebaliknya. Meski terkesan sepele, beberapa efek samping ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari
Keluhan ini bahkan muncul meski hanya terpapar dalam jumlah sedikit. Alergi kunyit pun beragam, bisa menyebabkan muntah, lidah dan bibir kebas hingga buang air besar berdarah.
Selain kurkumin, kunyit juga mengandung oksalat. Ketika dikonsumsi berlebih dapat menyebabkan pembentukan batu di saluran kemih, atau biasa dikenal dengan sebutan batu ginjal.
Kunyit juga dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, bagi sebagian orang bisa jadi hal yang cukup fatal. Namun, bagi orang dengan masalah gula darah tinggi, kunyit bisa bermanfaat.
Kunyit membatasi penyerapan zat besi pada tubuh, hindari konsumsi kunyit terlalu banyak karena dapat meningkatkan risiko anemia akibat kurangnya zat besi dalam darah.
Kunyit dapat berinteraksi secara negatif dengan obat-obatan seperti antibiotik, obat jantung, dan perawatan kemoterapi. Bahkan, kunyit juga dapat mengganggu pengobatan diabetes dan mengakibatkan kadar gula darah rendah yang berbahaya.
Jika sedang hamil, berhati-hatilah dalam mengkonsumsi semua jenis herbal termasuk kunyit. Konsumsi rempah satu ini tanpa pengawasan dokter dapat berbahaya, karena dapat menyebabkan menstruasi atau merangsang rahim yang dapat membahayakan kehamilan.
Beberapa peneliti mengatakan bahwa mengkonsumsi kunyit tiga kali sehari, selama 8 minggu tidak dapat memperbaiki penyakit maag. Atau mengkonsumsi kunyit bubuk empat kali sehari selama 6 minggu, tidak memberikan efek yang berarti dibandingkan mengkonsumsi antasida konvensional.
Memang tidak ada anjuran resmi untuk mengkonsumsi kunyit, dan batas asupan maksimum yang dapat ditoleransi. Lain hal dengan kunyit dalam bentuk suplemen, yang sudah memiliki anjuran dosis yang aman untuk digunakan.
Namun, ada pedoman resmi untuk asupan kurkumin dari Komite Ahli Gabungan FAO/WHO yang menetapkan jumlah kurkumin yang terkandung dalam kunyit dapat diterima tubuh dengan aman adalah sekitar 500-2.000 miligram per hari. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan ahli kesehatan.
Penggunaan kunyit pun tidak hanya dengan cara diminum, ada juga pemakaian pada bagian luar tubuh seperti lulur kecantikan. Ini masih dapat dikatakan aman, karena kadar kurkumin yang terserap tubuh tidak setinggi bila kunyit dikonsumsi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
