
ilustrasi buah lemon. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Lemon beraroma menyegarkan biasanya dapat ditemukan dengan mudah di dapur dan menjadi salah satu buah yang digemari sebagian masyarakat karena punya segudang manfaat.
Lemon mengandung banyak nutrisi baik meliputi vitamin C, asam sitrat, magnesium, kalsium, dan kalium untuk menjaga kesehatan bagian luar maupun dalam tubuh.
Merujuk Departemen Pertanian, satu buah lemon utuh sebesar 65 gram menyimpan 19 kalori, 6g karbohidrat, 2g serat makanan, 2,5g jumlah gula, 1g protein, 2g natrium, 34g vitamin C (52 persen DV), 17mg kalsium (2 persen DV), 90mg kalium (3 persen DV), dan 5mg magnesium (2 persen DV).
Menurut jurnal penelitian The Pan African Medical Journal, asam nitrat pada lemon sebesar 1,44g per ons bisa mengikis enamel gigi dan memperburuk kesehatan gigi jika dikonsumsi berlebihan.
Maka dari itu, menikmati lemon harus dalam jumlah sedang guna cegah masalah gigi, demikian dikutip JawaPos.com dari Eatingwell, Rabu (6/12).
Bagi penderita asam lambung, makan lemon terlalu banyak dapat menyebabkan sakit maag terutama dilahap dalam keadaan perut kosong bahkan muncul iritasi selaput lendir memicu sariawan.
Lantas, apa yang akan dirasakan tubuh bila mengkonsumsi lemon secara teratur dalam jumlah yang tepat? Simak penjelasannya di bawah ini.
Kesehatan kulit
Penuh dengan vitamin C, lemon membantu meningkatkan sintesis kolagen yang penting untuk kekenyalan kulit dan membuatnya tampak bersinar.
“Lemon adalah sumber vitamin C yang sangat baik, antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan. Vitamin C juga membantu tubuh membentuk kolagen untuk kulit, membantu tubuh menyerap zat besi dan mendukung sistem kekebalan tubuh,” kata ahli diet Erin Palinski-Wade.
Kurangi resiko batu ginjal
Penelitian menunjukkan konsumsi jus lemon yang diencerkan setiap hari dapat meningkatkan kadar nitrit urin, garam dalam asam sitrat mengikat kalsium, dan bantu menghambat pembentukan batu ginjal.
“Asam sitrat dalam lemon menurunkan risiko batu ginjal dengan mengencerkan urin dan meningkatkan kandungan sitratnya,” papar Palinski-Wade.
Sementara jus lemon umumnya aman dalam jumlah sedang dan memiliki efek diuretik ringan yang sebenarnya dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal.
Serap zat besi lebih efisien

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
