Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 22.05 WIB

Konsumsi Lemon Secara Teratur Akan Memengaruhi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Kurangi Resiko Batu Ginjal

ilustrasi buah lemon. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi buah lemon. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Lemon beraroma menyegarkan biasanya dapat ditemukan dengan mudah di dapur dan menjadi salah satu buah yang digemari sebagian masyarakat karena punya segudang manfaat.

Lemon mengandung banyak nutrisi baik meliputi vitamin C, asam sitrat, magnesium, kalsium, dan kalium untuk menjaga kesehatan bagian luar maupun dalam tubuh.

Merujuk Departemen Pertanian, satu buah lemon utuh sebesar 65 gram menyimpan 19 kalori, 6g karbohidrat, 2g serat makanan, 2,5g jumlah gula, 1g protein, 2g natrium, 34g vitamin C (52 persen DV), 17mg kalsium (2 persen DV), 90mg kalium (3 persen DV), dan 5mg magnesium (2 persen DV).

Menurut jurnal penelitian The Pan African Medical Journal, asam nitrat pada lemon sebesar 1,44g per ons bisa mengikis enamel gigi dan memperburuk kesehatan gigi jika dikonsumsi berlebihan.

Maka dari itu, menikmati lemon harus dalam jumlah sedang guna cegah masalah gigi, demikian dikutip JawaPos.com dari Eatingwell, Rabu (6/12).

Bagi penderita asam lambung, makan lemon terlalu banyak dapat menyebabkan sakit maag terutama dilahap dalam keadaan perut kosong bahkan muncul iritasi selaput lendir memicu sariawan.

Lantas, apa yang akan dirasakan tubuh bila mengkonsumsi lemon secara teratur dalam jumlah yang tepat? Simak penjelasannya di bawah ini.

Kesehatan kulit

Penuh dengan vitamin C, lemon membantu meningkatkan sintesis kolagen yang penting untuk kekenyalan kulit dan membuatnya tampak bersinar.

“Lemon adalah sumber vitamin C yang sangat baik, antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan. Vitamin C juga membantu tubuh membentuk kolagen untuk kulit, membantu tubuh menyerap zat besi dan mendukung sistem kekebalan tubuh,” kata ahli diet Erin Palinski-Wade.

Kurangi resiko batu ginjal

Penelitian menunjukkan konsumsi jus lemon yang diencerkan setiap hari dapat meningkatkan kadar nitrit urin, garam dalam asam sitrat mengikat kalsium, dan bantu menghambat pembentukan batu ginjal.

“Asam sitrat dalam lemon menurunkan risiko batu ginjal dengan mengencerkan urin dan meningkatkan kandungan sitratnya,” papar Palinski-Wade.

Sementara jus lemon umumnya aman dalam jumlah sedang dan memiliki efek diuretik ringan yang sebenarnya dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal.

Serap zat besi lebih efisien

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore