Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Agustus 2022 | 00.48 WIB

Akar Alang-Alang Mengatasi Panas Dalam hingga Memperlancar Air Seni

RESEP TURUN-TEMURUN: Babynia Lenggono menggunting akar alang-alang yang akan direbus untuk dijadikan wedang. (Angger Bondan/Jawa Pos) - Image

RESEP TURUN-TEMURUN: Babynia Lenggono menggunting akar alang-alang yang akan direbus untuk dijadikan wedang. (Angger Bondan/Jawa Pos)

Pemakaian akar alang-alang secara turun-temurun di Indonesia umumnya bertujuan untuk mengatasi ’’panas dalam’’. Istilah ’’panas dalam’’ sebenarnya tidak ada dalam keilmuan kedokteran. Gangguan kesehatan ringan itu karena beberapa sebab seperti timbulnya sensasi nyeri atau gatal di tenggorokan, mulut kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan. Pemicunya, antara lain, kurang asupan minum, kurang istirahat, dan terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas atau berlemak.

---

ISTILAH ’’panas dalam’’ sendiri sebenarnya bisa dikaitkan dengan pemakaian akar alang-alang dalam sistem pengobatan tradisional Cina, Jepang, dan Korea. Penggunaannya, antara lain, untuk mengatasi hematuresis (muntah darah), sebagai penurun panas dan diuresis (memperlancar pengeluaran air seni), serta antiradang.

Dalam pengobatan Cina di klinik, akar alang-alang bisa dikombinasikan dengan herbal lain. Misalnya, keluarga ginseng untuk mengatasi hematuresis. Ada pula kombinasi dengan herbal Cina Artemisia capillaries dan Gardenia jasminoides untuk mengatasi ’’kelebihan lembap dan panas’’ dalam tubuh.

Catatan Shen Nong’s Herbal Classic (catatan tentang khasiat herbal) pada era dinasti Han menyebutkan sifat akar alang-alang. Yakni, manis, bersifat dingin, serta bekerja mengatasi demam dan diuresis.

Buku lain menyebutkan khasiatnya untuk mengatasi gangguan haid yang tidak teratur. Pemakaian di Cina pada era dinasti Ming adalah untuk diuresis, mengatasi edema, dan hemostasis. Bahan herbal itu juga tertera pada buku Farmakope Cina. Ada pula catatan tentang cara pembuatan, yaitu perebusan dalam air.

Farmakope Cina edisi 2015 memberi rekomendasi dosis pemakaian 9–30 gram. Beberapa catatan penggunaan bersama tanaman lain juga diperoleh. Misalnya, anjuran penggunaan bersama tanaman Morus alba untuk mengobati asma.

Tanaman asal akar alang-alang adalah Imperata cylindrica, suku Gramineae, yang tumbuh liar di lingkungan dengan kecukupan nutrisi dan kelembapan. Distribusi pertumbuhannya adalah Asia Barat Daya, terutama di zona tropical dan sub-tropical.

Dalam artikel jurnal 2021, peneliti Korea menyebutkan bahwa alang-alang mengandung sekitar 72 jenis senyawa yang sudah dikenal. Di antaranya, dari golongan saponin, glikosida, kumarin, flavonoid, dan fenol. Kandungan lainnya adalah serat, gula, karbohidrat, dan asam lemak. Ada pula kandungan zat anorganik seperti kalsium, magnesium, zat besi, dan kalium.

Khasiat Akar Alang-Alang


Data pemakaian akar alang-alang secara turun-temurun memberi inspirasi yang kuat bagi penelitian ilmiah. Hasilnya menunjukkan khasiat ekstrak dan isolat sebagai diuresis, antiradang, hemostasis, dan imunomodulator.

Pembuktian khasiat sebagai pelancar air seni sudah dilakukan pada hewan coba kelinci yang diberi ekstrak air. Hasil percobaan selama 5–10 hari itu menunjukkan khasiat diuretik yang terlihat jelas. Khasiat itulah yang mendorong terjadinya efek penurun edema (kelebihan cairan yang terjebak dalam jaringan tubuh) dan kesulitan buang air kecil.

Melalui studi itu, terbukti bahwa kerja diuretik berhubungan erat dengan sistem saraf. Ada pula data penurunan spasme (kejang) otot pembuluh darah glomerular (jaringan pembuluh darah pada ginjal). Menurunnya kejang memicu peningkatan kecepatan rata-rata penyaringan dan aliran darah di ginjal.

Pengujian aktivitas antihemostasis juga sudah dilakukan. Yakni, berkaitan dengan penghentian pendarahan pada pembuluh darah. Pada uji tersebut, digunakan hewan coba tikus yang dibuat mengalami pendarahan. Pemberian ekstrak akar alang-alang pada tikus itu ternyata dapat memengaruhi berbagai unsur yang terlibat pada proses pembekuan darah, termasuk prothrombin time. Peningkatan pembekuan darah pun terlihat, disertai perubahan pada agregasi platelet (integrasi sel khusus untuk pembekuan darah) yang bisa memicu penghentian pendarahan.

Menarik hasil studi efek antiradang akar alang-alang. Studi dilakukan pada hewan coba yang dibuat mengalami kerusakan ginjal sehingga terjadi peradangan. Hasilnya menunjukkan terjadinya penurunan mobilisasi unsur penyebab radang, yang dibuktikan juga dari menurunnya skor sepsis. Yakni, angka yang menunjukkan risiko sepsis. Sepsis adalah pengeluaran bahan kimia ke dalam aliran darah untuk melawan infeksi yang memicu radang. Sepsis yang tak terkendali bisa merusak fungsi organ tubuh dan mengakibatkan kematian.

Aktivitas Antioksidan


Peneliti India dalam jurnal terbitan 2018 memuat hasil studi bahwa alang-alang mengandung senyawa golongan fenolik. Yakni, golongan senyawa yang berperan sebagai antioksidan yang penting untuk mempertahankan kesehatan sel. Data itu membuktikan potensi akar alang-alang sebagai sumber antioksidan yang diperlukan untuk menetralkan radikal bebas penyebab kerusakan sel. Antioksidan juga berperan penting dalam pertahanan dan modulasi sistem imunitas tubuh. (*)

MENYIAPKAN WEDANG ALANG-ALANG

- Siapkan 10 gram akar alang-alang segar. Cuci bersih, potong seperlunya.

- Masukkan ke panci, tambahkan 500 ml air.

- Rebus dengan api sedang hingga mendidih.

- Setelah mendidih, kecilkan api. Lanjutkan pemanasan selama 20–30 menit.

- Saring, minumlah sekaligus 250 ml.

- Dapat diulangi sesuai kebutuhan sambil mengamati hasilnya dengan saksama.

DARI BERBAGAI SUMBER




*) Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

YouTube: Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore