Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juni 2022 | 18.18 WIB

Mengenal Gejala Flu Singapura, Ini Bedanya dengan Flu Biasa

Gejala awal DBD biasanya mirip flu seperti demam. (Shutterstock) - Image

Gejala awal DBD biasanya mirip flu seperti demam. (Shutterstock)

JawaPos.com - Belakangan ini berbagai penyakit kian muncul dan menyerang anak. Sejak sebulan terakhir, flu Singapura juga meresahkan orang tua karena menyerang anak-anak. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan memperkuat imun tubuh.

Flu Singapura disebut juga HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease). Ciri utama orang yang terkena HFMD ini biasanya timbul lesi atau ruam kemerahan pada mulut, telapak tangan, dan telapak kaki.

"Penyakit HFMD disebabkan oleh virus enterovirus. Ciri utama orang yang terkena HFMD ini biasanya timbul lesi atau ruam kemerahan pada mulut, telapak tangan, dan telapak kaki," kata Medical Department PT Kalbe Farma Tbk, dr. Josephine Herwita, kepada wartawan baru-baru ini.

Gejala Khas Flu Singapura


Gejala awal ketika seorang anak terkena Flu Singapura ini biasanya tidak terlihat. Pertama mungkin anak itu demam, atau anaknya rewel tidak mau makan, mulut nyeri, tenggorokkan nyeri karena dipadati ruam-ruam tadi.

"Lalu setelahnya muncul kemerahan di mulut, kaki dan tangan,” ujar dr. Josephine dalam Instagram Live @ptkalbefarmatbk.

Biasanya, jika kemerahan yang terjadi pada mulut, kaki, dan tangan berkembang terus-menerus, maka akan timbul tonjolan yang melepuh dan berisi cairan. Ketika gejala tersebut muncul dan anak menjadi rewel serta tidak nafsu makan, maka orang tua patut mencurigai kondisi tersebut.

Cara Penularan Flu Singapura


Orang tua diimbau untuk memantau kesehatan anak. Dalam hal ini, apakah ada perubahan atau tidak, dalam beberapa waktu. Sebab, tanda-tanda tersebut juga merupakan gejala awal anak rentan terhadap virus.

“Penularan virus enterovirus juga memungkinkan terjadi melalui air liur yang bisa menular jika menggunakan alat makan bersama. Tidak hanya itu, pada saat seseorang batuk atau bersin dan mengeluarkan droplet, juga dapat menjadi salah satu kemungkinan penyebaran terjadi,” jelas dr. Josephine.

Apa Beda Flu Singapura dengan Flu Biasa?


Di sisi lain, flu Singapura dan Influenza tidak dapat dibedakan dari gejala awal. Jika Flu Influenza dan Flu Singapura memiliki gejala awal yang mirip, yaitu mengalami demam dan lemas, ada ciri khas yang terjadi pada Flu Singapura.

“Flu Singapura lesinya kemerahan pada mulut, telapak kaki dan telapak tangan yang bahkan jika berkembang dapat melepuh. Jadi, jika anak sudah memiliki gejala sebaiknya hindari self diagnose dan langsung memeriksakan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis pasti dari dokter,” kata dr. Josephine.

Imun Tubuh dan Kesehatan Pencernaan Jadi Kunci


Product Manager Pediactric PT Kalbe Farma Tbk, Apt. Brigita Puspita, S.Farm. menjelaskan agar anak terhindar dari berbagai penyakit, kuncinya adalah imun tubuh dan kesehatan pencernaan. Nafsu makan yang menurun pada anak juga memberikan dampak yang besar terhadap imunitas si kecil.

Ketika anak mengalami penurunan nafsu makan, maka yang terjadi adalah anak rentan terhadap berbagai virus. Sekitar 70 hingga 80 persen imunitas tersebut berasal dari pencernaan.

“Pencernaan memiliki andil yang kuat untuk imunitas pada anak. Makan makanan yang bergizi, mencukupkan kebutuhan bakteri baik atau probiotik, dapat meningkatkan imun anak,” ungkap Brigita Puspita.

Namun, yang terjadi adalah anak terkadang menjadi picky eater dan menyebabkan bakteri baik yang dibutuhkan oleh anak mungkin tidak tercukupi. Ia juga menerangkan bahwa kadar probiotik yang menurun dapat menyebabkan penyerapan nutrisi dan antibodi menurun. Sehingga, anak mudah sakit, termasuk mengalami gangguan pencernaan.

"Kesediaan untuk menjaga kesehatan pencernaan anak dengan liprolac menjadi salah satu bakteri baik yang cocok untuk awal kehidupan anak. Dengan pemenuhan bakteri baik atau probiotik yang ada di saluran cerna, hal ini akan berdampak baik terhadap imunitas," jelasnya.

Fungsi Imunomodulator


Mungkin ketika sebelum terkena Flu Singapura, sang anak pasti sudah mulai sumeng-sumeng, tidak enak badan, dan di sinilah peran dari tentara-tentara imun yang ada di dalam tubuh kita. Tentara imun di dalam tubuh kita harus benar-benar menjaga dan juga melawan virus-virus yang akan masuk.

"Tapi kita juga tidak tahu apakah tentara-tentara ini jumlahnya cukup atau tidak, makanya dibutuhkan imunomodulator starmuno,” paparnya

Kandungan Echinacea dapat menurunkan kejadian komplikasi dan kambuhnya infeksi saluran cerna. Black Elderberry juga dapat mempersingkat durasi influenza dan Zinc Picolinate juga berfungsi untuk mempersingkat common cold.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore