Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Mei 2022 | 12.20 WIB

Selain Covid-19, Adenovirus Diduga jadi Penyebab Hepatitis Misterius

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Hingga kini penyakit hepatitis akut misterius masih diselidiki penyebabnya. Para ahli mengaitkan pemicu penyakit ini dengan Covid-19 dan juga adenovirus. Keduanya diduga menjadi penyebabnya.

Ahli Spesialis Penyakit Dalam dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Prof Zubairi Djoerban mengatakan para ahli sedang menyelidiki, termasuk di Indonesia.

"Sebagian (ahli) ketemu Adenovirus 41, sebagian ketemu SARS-CoV2, sebagian kombinasi dua virus itu, dan masih mungkin dipicu penyebab lain," kata Prof Zubairi dalam kicauannya yang sudah dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (3/5).

Apa itu Adenovirus? Adalah virus umum yang sebabkan berbagai penyakit pilek, demam, sakit tenggorokan, bronkitis, pneumonia, dan diare. Adenovirus 41 belum pernah terkait dengan hepatitis, dan patogen umum ini biasanya bisa sembuh sendiri.

Dikaitkan dengan Covid-19

Laporan Mirror menyebutkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menerima laporan kasus di Inggris, Irlandia, Israel, AS, Prancis, Denmark, Belgia, Rumania, Spanyol, Italia, Norwegia, Belanda, Jepang, dan sekarang Singapura. Kanada juga sedang menyelidiki sejumlah kasus untuk melihat apakah mereka terkait dengan wabah yang sedang berlangsung.

Anak-anak yang terkena hepatitis berkisar dari usia 1 bulan hingga 16 tahun. Badan Keamanan Kesehatan Inggris telah mengidentifikasi 34 kasus hepatitis yang dikonfirmasi pada anak-anak di bawah 10 tahun sejak Senin, sehingga jumlah total negara itu menjadi 145. Sepuluh dari anak-anak ini telah menerima transplantasi hati tetapi tidak ada yang meninggal karena penyakit tersebut.

Sejumlah kecil anak-anak di atas usia 10 tahun juga sedang diselidiki. Penyebab wabah tahun ini tetap menjadi misteri, tetapi para penyelidik sedang mempelajari keluarga patogen yang disebut adenovirus yang bertanggung jawab atas berbagai penyakit, termasuk flu biasa. WHO mengatakan diduga kasus itu dipicu oleh adenovirus yang telah terdeteksi pada setidaknya 74 kasus, sementara Covid-19 telah ditemukan di 20 anak lainnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore