Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 April 2022 | 16.35 WIB

Gula Darah Tinggi, Ini Daftar Komplikasi Diabetes yang Jadi Ancaman

Ilustrasi: menderita penyakit diabetes maka harus menjaga gaya hidup dan pola makan - Image

Ilustrasi: menderita penyakit diabetes maka harus menjaga gaya hidup dan pola makan

JawaPos.com - Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) di dalam darah manusia. Jika dibiarkan tidak diperiksa, diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius dan dapat menyebabkan resiko kematian.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals Sriwijaya, Palembang, dr. Ketherine Sp.PD., mengatakan diabetes adalah salah 1 dari 8 penyakit utama yang mengakibatkan kematian pada orang dewasa. Sayangnya seringkali kita tak sadar mengidap diabetes.

"Pada usia dewasa, yaitu di antara usia 30 hingga 40 tahun, kami sarankan agar memulai kebiasaan deteksi dini guna mengetahui ada atau tidaknya faktor penyebab timbulnya diabetes," kata dia, pada acara edukasi bincang sehat, melalui live Instagram baru-baru ini memperingati Hari Diabetes Nasional 18 April.

Menurut dr. Ketherine, ada beberapa komplikasi dari penyakit diabetes. Apa saja?
Diabetes menyebabkan beberapa penyakit lain dari ujung kepala hingga kaki. Pada otak, diabetes bisa berujung stroke.

Pada mata, diabetes penyebab utama kebutaan. Lalu ke organ dalam, diabetes menyebabkan gagal ginjal. Menderita diabetes memperbesar kemungkinan dua kali lebih besar terkena serangan jantung dan stroke.

Jika kaki sudah luka, diabetes berujung amputasi tungkai bawah. Dan beberapa akibat jangka panjang yang membuat mutu hidup menjadi lebih rendah misalnya juga berdampak pada masalah reproduksi.

Gejala diabetes dikenal dengan sebutan 3P yaitu Poliuria, Polidipsia dan Polifagia, yaitu gejala sering buang air kecil, sering merasa haus dan merasa lapar. Termasuk gejala lainnya yaitu seperti penurunan berat badan drastis, keputihan (perempuan), disfungsi ereksi (pria) dan adanya luka yang sering susah atau lama untuk sembuh. Diagnosis diabetes dapat dilakukan dengan beberapa (dapat dikatakan tahap) seperti tes gula darah sewaktu (acak, kapan saja), tes gula darah puasa (setelah puasa 8 jam), HbA1c (gula darah rata rata dalam 3 bulan).

Mengenal Tipe Diabetes

Diabetes tipe 1
Yakni jenis ini adalah penyakit autoimun, artinya sistem imun tubuh akan menyerang dirinya sendiri. Pada kondisi ini, tubuh tidak akan memproduksi insulin sama sekali. Gangguan ini disebabkan sistem kekebalan tubuh yang biasanya menyerang virus atau bakteri berbahaya lainnya, malah menyerang dan menghancurkan sel penghasil insulin. Akibatnya, tubuh kekurangan atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin sehingga gula yang seharusnya diubah menjadi energi oleh insulin, menyebabkan terjadinya penumpukan gula dalam darah.

Diabetes Tipe 2
Yaitu tubuh tidak membuat cukup insulin atau sel-sel tubuh pengidap diabetes tipe 2 tidak akan merespons insulin secara normal. Pada diabetes tipe 2, tubuh bisa menghasilkan insulin secara normal, tetapi insulin tidak digunakan secara normal. Kondisi ini dikenal juga sebagai resistensi insulin
.
Diabetes Gestasional
Diabetes gestasional yang khusus diderita ibu hamil, yaitu tipe diabetes yang baru muncul ketika sedang hamil dan hilang setelah masa kehamilan selesai.

Pencegahan
Mencegah dabetes tipe 1 sulit dilakukan karena berhubungan dengan faktor genetik. Sementara itu, diabetes tipe 2 yang umumnya bermula dari gaya hidup tidak sehat masih bisa dicegah. Cara untuk mencegah diabetes ini adalah dengan fokus menjaga kadar gula darah tetap normal.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore