
Tempat pengisian ulang Oksigen medis di kawasan Manggarai, Jakarta, Selasa (8/2/2022). Permintan oksigen medis kembali meningkat, pengelola pengisian oksigen mengungkapkan kenaikan permintaan oksigen medis mengalami kenaikan sejak seminggu lalu seiring me
JawaPos.com - Cepatnya penularan varian Omicron dari Covid-19 membuat varian ini menjadi Variant Of Concern (VOC) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di Amerika Serikat (AS) yang saat ini masih menghadapi gelombang Omicron, merasakan varian ini meledak dengan kecepatan yang luar biasa.
Dibandingkan dengan varian Delta yang ganas, Omicron menyebar berkali-kali lipat kecepatannya. Dilansi dari laman Science News, Minggu (13/2), varian Omicron yang sangat menular mencapai dominasi di AS hanya dalam 2 pekan dan memecahkan rekor.
Sebagai perbandingan, varian Delta bahkan membutuhkan 8 pekan atau 2 bulan untuk mencetak rekor. Hal itu disampaikan para peneliti dalam Laporan Mingguan Morbiditas dan Mortalitas 11 Februari. Mereka membandingkan kedua varian VOC tersebut.
1. Delta
Delta mulai menanjak dominasinya di tengah maraknya varian yang beredar di AS pada awal tahun 2021 atau 2 Juli 2021. Pada awal Mei, Delta bertanggung jawab atas hanya 1 persen dari infeksi mingguan.
Delapan pekan kemudian, pada pekan yang berakhir 26 Juni, Delta mendorong lebih dari setengah infeksi baru. Dan pada akhir Juli, varian tersebut menyumbang lebih dari 95 persen kasus Covid-19 baru setiap pekan.
2. Omicron
Omicron diperkirakan telah mencapai prestasi yang sama empat kali lebih cepat. Pejabat Mesehatan Masyarakat AS mendokumentasikan kasus Omicron pertama pada 1 Desember 2021. Pada pekan yang berakhir 11 Desember, varian tersebut menyumbang lebih dari 1 persen kasus baru.
Hanya dua pekan kemudian, jumlah itu meroket menjadi lebih dari 50 persen, kemudian naik menjadi lebih dari 95 persen pada pekan yang berakhir 8 Januari. Penyebaran cepat varian Omicron kemungkinan didorong oleh peningkatan penularan melalui Delta, serta kemampuan yang lebih baik untuk menghindari kekebalan atau vaksin dan antibodi.
Laporan CDC
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit CDC AS menunjukkan bahwa Omicron mungkin telah mengalahkan penyebaran varian Delta di AS pada 5 Februari. CDC melakukan pengawasan genomik untuk melacak varian SARS-CoV-2 di AS.
Varian Delta (sublineage B.1.617.2 dan AY) naik menjadi dominan pada akhir Juni 2021. Diikuti oleh peningkatan pesat Omicron (B.1.1.529 dan BA) pada Desember 2021.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022