
Seorang nenek berusia 61 tahun melahirkan cucunya sendiri di Nebraska, Amerika Serikat. Ia menjadi ibu pengganti untuk putranya yang gay
JawaPos.com - Para perempuan yang akan menjalani persalinan di masa normal baru haruskah menjalani prosedur khusus dibandingkan jika melahirkan di masa sebelum pandemi korona (Covid-19)?
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah, Eric Kasmara mengatakan, secara umum perbedaan terletak pada pemberlakukan prosedur screening Covid-19. "Sejak era pandemi Covid-19, (rumah sakit) tetap bisa melayani persalinan normal, bedanya ada screening Covdi-19," ujar dia dalam Webinar RS Pondok Indah Group "Persiapan Persalinan di Masa New Normal," Kamis (18/6), seperti dilansir dari Antara.
Untuk ibu yang positif Covid-19, persalinan akan dilakukan dengan Sectio-Cesarean, kemudian tidak dianjurkan menjalani inisisasi menyusui dini (IMD) karena ASI nantinya akan diperah dan diberikan kepada bayinya melalui botol. "Tidak direct breastfeeding karena berisiko menularkan. Kalaupun ingin menyusui langsung harus benar-benar ada proteksi. Ibunya harus pakai masker N95, kalau perlu dobel dengan masker medis juga dan pakai faceshield," tutur Eric.
Kemudian, ibu yang positif Covid-19 juga tidak dianjurkan menggunakan ruang rawat gabung dengan ibu lainnya. Lalu, jika ibu positif apakah akan menulari bayinya? Eric mengatakan, hingga saat ini belum ada bukti apakah virus penyebab Covid-19 bisa menular ke bayi dari ibu hamil baik saat hamil ataupun persalinan.
Sebelum menjalani persalinan, para perempuan harus memperhatikan asupan nutrisinya, hindari berada di dalam keramaian karena Anda tidak tahu bisa saja orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 berada di sekitar Anda. "Meskipun pakai masker tetapi jaraknya dekat bisa saja terjadi penularan," kata Eric.
Selain itu, penuhi kebutuhan cairan dengan meminum air putih, beristirahat cukup, berolahraga, menghindari mengenakan sepatu bertumit tinggi dan berlatih teknik pernapasan. Agar kehamilan aman, perempuan hamil juga harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga jarak fisik dengan orang lain dan menghindari menyentuh wajah (mata, mulut dan hidung) sebelum mencuci tangan. "Jika Anda bergejala demam, batuk, pilek, segera konsultasi pada dokter Anda," kata Eric. (*)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
