
GoApotik dan KitaBisa.com menggalang donasi obat untuk pasien membutuhkan dalam kampanye #KitaPercayaBerbagi, Semua Bisa Bantu Sesama.
JawaPos.com - Keluarga pasien biasanya harus pergi ke apotek untuk menebus resep dari dokter. Namun ketika sudah berkeliling apotek, tetap saja pasien sulit mendapatkan ketersediaan obat yang dicari. Kini tak perlu repot, pasien bisa membelinya online di aplikasi GoApotik.
Survei yang dilakukan oleh GoApotik secara online kepada 300 responden menemukan fakta bahwa kebiasaan untuk belanja obat secara online masih cukup sedikit di kalangan masyarakat. Hasil survei menunjukkan sebanyak 51 persen orang tidak pernah belanja obat online. Salah satu alasannya, sebanyak 38 persen masih ragu dengan keaslian obat yang dijual online.
"Padahal, keraguan ini bisa diselesaikan dengan belanja di GoApotik. Kami juga menggandeng Kaskus guna memberikan pengalaman berbelanja obat secara online serta meningkatkan kesadaran kepada masyarakat bahwa belanja obat online itu aman," kata Head of GoApotik Mohamad Salahuddin (Dide) dalam konferensi pers, Selasa (13/11).
Cara itu juga dibenarkan oleh aktris Rachel Amanda. Hingga saat ini dirinya masih terus menjalani pengobatan dan kontrol usai ditemukan kanker tiroid di area tenggorokannya. Obat-obatan terkadang sulit ditemukan karena terlalu spesifik.
"Pasien pasti akan sangat dimudahkan dengan adanya program ini. Saya memiliki pengalaman pribadi bagaimana terkadang obat sulit ditemukan, dan obat saya ada di GoApotik,” terang Amanda yang melawan kanker tiroid.
Hal senada juga diungkapkan oleh Chilfi Furqon, ayah dari Rafi, anak yang lahir tanpa usus besar dan anus. Dia merasa dimudahkan dalam menemukan obat untuk anaknya.
"Ini wadah baru di dunia digital, yaitu pasien bisa langsung memperoleh obat yang dibutuhkan secara online. Ini akan sangat membantu pasien yang tidak memiliki waktu dan tidak sempat pergi ke apotek," jelas Chilfi.
Bisa Berdonasi Obat Kepada Sesama
Semua orang bisa berdonasi obat dan alat kesehatan secara online kepada mereka yang membutuhkan. Program ini diinisiasi oleh GoApotik bekerja sama dengan KitaBisa.com, platform penggalangan dana online, dan diberi tajuk #KitaPercayaBerbagi, Semua Bisa Bantu Sesama. Untuk membantu menyebarluaskan program ini, GoApotik menggandeng Kaskus, salah satu forum komunitas terbesar di Indonesia.
“Indonesia merupakan negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index. Inisiatif donasi obat ini salah satu buktinya,” ujar CEO KitaBisa.com M. Alfatih Timur.
Pola donasi yang kerap dijalankan saat ini adalah pemberian uang. Padahal, ini tidak selalu efektif. Penerima donasi akan dipilih oleh tim KitaBisa.com. Mereka juga melakukan validasi penyakit dan obat-obatan yang dibutuhkan. Langkah pemberian donasinya pun cukup mudah, cukup buka situs atau aplikasi GoApotik, pilih penerima donasi, tentukan salah satu paket donasi yang tersedia dengan range mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 700.000, dan paket akan langsung dikirimkan ke pasien.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
