
Ilustrasi kelainan tulang pada anak.
JawaPos.com – Masa tumbuh kembang anak tentu harus dipenuhi dengan berbagai asupan gizi terbaik. Jangan sampai pertumbuhan anak secara fisik terganggu karena berbagai kelainan atau fungsi. Termasuk tulang anak yang sedang tumbuh pesat.
Beberapa kasus kelainan tulang atau gangguan fungsi tulang bisa terjadi pada anak. Tentu kondisi ini akan merenggut masa bermain dan keceriaan mereka. Proses pengobatannya pun harus hati-hati.
“Kasus tulang untuk anak sekarang cukup banyak ya. Cukup banyak tetapi pediatric ortopedi atau kasus pada anak jumlahnya masih sedikit dibanding lansia,” kata Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT saat berbincang dengan JawaPos.com baru-baru ini.
Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu menyebutkan pediatric ortopedi memerlukan penanganan khusus. Sebab tulang anak masih sangat produktif di tengah masa tumbuh kembang mereka. Hal itu akan berpengaruh pada pertumbuhan fisik di masa depan.
“Khusus pediatric tentu kita punya sub spesialis lagi. Spesialisnya pun masih terbatas menangani kasus pada anak-anak,” jelas Adib.
Pria kelahiran Lamongan 28 Juni 1974 itu menjelaskan kejadian kasus tulang pada anak bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain alasan genetik, bisa juga disebabkan asupan gizi yang kurang selama kehamilan.
“Banyak faktor, bisa genetik. Bisa pada saat kehamilan atau pada saat perawatan. Namun jumlahnua masih kurang dari 5 persen,” katanya.
Berbagai permasalahan kelainan tulang pada anak di antaranya, kaki bengkok, skoliosis, lutut bengkok, hingga tumor pada tulang.
Kaki Bengkok
Kaki bengkok atau melebar dapat terjadi pada anak-anak yang mengalami penyakit seperti polio. Sehingga pertumbuhan tulang menjadi terganggu. Sehingga pertumbuhan kaki mereka tidak sempurna, dapat membengkok membentuk huruf O atau X.
Kekurangan Vitamin D atau Kalsium
Rakitis atau kekurangan vitamin D dan kalsium membuat tulang sangat rapuh dan rentan mengalami patah tulang. Bisa juga kesemutan dan pertumbuhannya terlambat.
Fraktur
Fraktur tulan adalah kondisi tulang rentan mengalami keretakan. Fraktur juga bisa terjadi pada tulang panggul. Bisa juga disebabkan cedera saat bermain.
Skoliosis

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
