alexametrics src="https://cdn.geozo.com/mfel17291/ilv/0mp/30y8qh678vuq687/pky52d4.go">

Jintan Hitam Atasi Depresi, Teh Hijau Turunkan Kerusakan Memori

Oleh: Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS *)
7 Mei 2022, 23:15:43 WIB

Detoks dari kata detoksifikasi berarti menghentikan dan membuang racun dari dalam tubuh kita dalam kurun waktu tertentu. Nah, berpuasa sebulan penuh selama Ramadan dapat membuat pembuangan itu berjalan tanpa hambatan sehingga semua organ vital tubuh menjadi bersih. Bagaimana mempertahankan kondisi tersebut? Sejumlah herbal dapat dipertimbangkan untuk rutin dikonsumsi.

ORGAN tubuh yang bersih diperlukan agar bisa bekerja bersama secara optimal layaknya kendaraan bermotor sehabis turun mesin. Organ otak (sistem saraf pusat) tidak terkecuali. Lalu lintas di dalam sel dan jaringan otak yang bersih bisa berjalan lancar. Dengan begitu, pesan dan respons otak dari dan ke semua alat tubuh berlangsung cepat. Juga aliran hormon dan enzim.

Kondisi ini menghantarkan manusia pada keadaan tenang, senang, percaya diri yang kuat, serta mampu mengendalikan stres. Dan, yang pasti, kemampuan berpikir secara jernih terjaga baik.

Mencapai kondisi seperti itu tidaklah mudah. Langkah lanjutan untuk mempertahankannya sangat disarankan. Untuk tujuan tersebut, penggunaan herbal adalah pilihan yang perlu dipertimbangkan. Penelitian membuktikan aktivitas herbal lokal dan bertaraf internasional bisa membuat sel dan jaringan otak berfungsi optimal. Ini penting mengingat otak adalah pemegang kendali utama bagi koordinasi kerja alat tubuh lain secara baik. Di antaranya, jintan hitam, pegagan, ginseng, teh, dan herbal aromatik.

Jintan Hitam Obat Segala Penyakit

Jintan hitam berasal dari tanaman Nigella sativa suku Ranunculaceae yang tumbuh di kawasan Eropa Timur dan Asia Barat. Bagian yang dipakai adalah biji tanaman.

Dalam buku Pengobatan Nabi Muhammad SAW dinyatakan, jintan hitam adalah obat segala penyakit, kecuali kematian. Penelitian ilmiah mencoba menggali makna pernyataan itu dalam kaitan dengan kesehatan otak. Hasilnya membuktikan aktivitas timokuinon sebagai zat kandungan utama dapat memperbaiki daya tahan sel otak. Ini penting mengingat sel otak mengalami proses degenerasi seiring pertambahan umur.

Kondisi sel yang baik membuat otak mampu mengatasi berbagai masalah susunan saraf pusat, termasuk depresi, ansietas, kerusakan memori dan kemampuan belajar, daya tahan sel saraf, serta kecanduan. Depresi adalah penyakit kronis yang sering tidak disadari orang.

Timokuinon diketahui bekerja mengatasi depresi melalui aktivitas antiradang. Ansietas juga tidak kalah kompleksnya mengancam kualitas hidup. Uji pada hewan coba menunjukkan kerja kandungan biji jintan hitam memodulasi senyawa kimia yang membawa dan mengirimkan pesan antarsel otak dan dengan sel jaringan lain.

Kerusakan pada fungsi memori dan belajar dapat ditanggulangi bila sel otak berfungsi secara baik. Timokuinon dalam jintan hitam bisa mengendalikan kerusakan melalui aktivitas antiradang dan antioksidan.

Pegagan Obat Mujarab

Pegagan yang bernama ilmiah Centella asiatica dari suku Apiaceae mendapatkan julukan sebagai obat mujarab. Yang digunakan adalah bagian tanaman di atas tanah. Komponen utama yang berkhasiat pada pegagan adalah senyawa triterpen, terutama asiatikosida, Asiatic acid, madecassoside, dan madecassic acid.

Pemakaian yang sangat terkenal adalah mencegah penuaan dini (alias awet muda, vitalitas) serta meningkatkan kemampuan berpikir dan kemampuan kognitif lain seperti mengingat dan berdiskusi. Juga diakui dalam sistem pengobatan Cina untuk tonikum otak (brain tonic).

Lalapan daun pegagan dikenal masyarakat Jawa Barat. Warga Aceh yakin konsumsi tumis daun pegagan bisa meningkatkan kecerdasan anak.

Artikel ilmiah peneliti Malaysia membahas khasiat neuroregenerative pegagan pada sistem saraf pusat secara in vitro. Ternyata zat kandungan Asiatic acid berperan dalam memperpanjang neurit. Neurit adalah pertumbuhan memanjang dari tubuh sel saraf yang berfungsi meneruskan dan mengirim pesan otak. Diduga, semua zat kandungan pegagan bekerja sama bersinergi dengan Asiatic acid.

Percobaan in vivo membuktikan khasiat ekstrak daun pegagan meningkatkan dendritic arborization sel saraf otak. Artinya, percabangan sel otak makin kompleks dan memanjang sehingga lalu lintas pesan dari dan ke otak makin lancar. Para peneliti yakin regenerasi dan perbaikan sel yang cedera terjadi melalui proteksi terhadap stres oksidatif dan antiapoptotik (anti kematian sel secara terprogram).

Teh Hijau dan Kesehatan Otak

Kebiasaan minum teh ternyata bisa dikaitkan dengan kesehatan otak. Senyawa polifenol teh hijau dilaporkan dapat menunjukkan aktivitas pelindung fungsi saraf. Kerjanya juga berkaitan dengan aktivitas penghambatan radikal bebas.

Kajian ilmiah peneliti Bangkok, Thailand, menyebutkan peran senyawa itu untuk memenuhi kebutuhan antioksidan di otak. Karena aktivitas antioksidan otak yang tidak mencukupi, sementara otak manusia menggunakan 20 persen oksigen yang dihirup.

Studi dengan hewan coba yang mengalami Alzheimer membuktikan peran teh hijau dalam menurunkan kerusakan memori. Khasiat itu erat terkait dengan kandungan zat epigalokatekin galat. (*)

SARAN PENYAJIAN DAN KONSUMSI

• Pastikan jintan hitam asli. Ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan atau sesuaikan dengan kebutuhan.

• Produk serbuk kering, ekstrak, dan isolat pegagan banyak dijual bebas, pilih dari merek yang berkualitas. Ikuti petunjuk pemakaian. Lebih disarankan mengonsumsi lalapan daun pegagan segar.

• Teh hijau dapat dikonsumsi rutin satu cangkir sehari. Pastikan produk bermutu baik.

• Yang sudah mengalami gangguan penyakit disarankan lebih dulu berkonsultasi dengan dokter.

• Ibu hamil dan menyusui sebaiknya juga meminta petunjuk dokter.


*) Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Youtube Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini: