Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juli 2018 | 17.55 WIB

Jangan Anggap Sepele, Kenali 5 Penyakit Tulang Pada Anak

Ilustrasi kelainan tulang pada anak. - Image

Ilustrasi kelainan tulang pada anak.

JawaPos.com – Masa tumbuh kembang anak tentu harus dipenuhi dengan berbagai asupan gizi terbaik. Jangan sampai pertumbuhan anak secara fisik terganggu karena berbagai kelainan atau fungsi. Termasuk tulang anak yang sedang tumbuh pesat.


Beberapa kasus kelainan tulang atau gangguan fungsi tulang bisa terjadi pada anak. Tentu kondisi ini akan merenggut masa bermain dan keceriaan mereka. Proses pengobatannya pun harus hati-hati.


“Kasus tulang untuk anak sekarang cukup banyak ya. Cukup banyak tetapi pediatric ortopedi atau kasus pada anak jumlahnya masih sedikit dibanding lansia,” kata Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT saat berbincang dengan JawaPos.com baru-baru ini.


Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu menyebutkan pediatric ortopedi memerlukan penanganan khusus. Sebab tulang anak masih sangat produktif di tengah masa tumbuh kembang mereka. Hal itu akan berpengaruh pada pertumbuhan fisik di masa depan.


“Khusus pediatric tentu kita punya sub spesialis lagi. Spesialisnya pun masih terbatas menangani kasus pada anak-anak,” jelas Adib.


Pria kelahiran Lamongan 28 Juni 1974 itu menjelaskan kejadian kasus tulang pada anak bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Selain alasan genetik, bisa juga disebabkan asupan gizi yang kurang selama kehamilan.


“Banyak faktor, bisa genetik. Bisa pada saat kehamilan atau pada saat perawatan. Namun jumlahnua masih kurang dari 5 persen,” katanya.


Berbagai permasalahan kelainan tulang pada anak di antaranya, kaki bengkok, skoliosis, lutut bengkok, hingga tumor pada tulang.


Kaki Bengkok


Kaki bengkok atau melebar dapat terjadi pada anak-anak yang mengalami penyakit seperti polio. Sehingga pertumbuhan tulang menjadi terganggu. Sehingga pertumbuhan kaki mereka tidak sempurna, dapat membengkok membentuk huruf O atau X.


Kekurangan Vitamin D atau Kalsium


Rakitis atau kekurangan vitamin D dan kalsium membuat tulang sangat rapuh dan rentan mengalami patah tulang. Bisa juga kesemutan dan pertumbuhannya terlambat.


Fraktur


Fraktur tulan adalah kondisi tulang rentan mengalami keretakan. Fraktur juga bisa terjadi pada tulang panggul. Bisa juga disebabkan cedera saat bermain.


Skoliosis

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore