
Ilustrasi kulit bayi lebih sensitir. (Momspresso)
JawaPos.com – Kulit bayi yang masih sangat sensitif membutuhkan perlindungan ekstra. Dokter spesialis anak, dr. Ian Sutedja, Sp.A, menegaskan bahwa kombinasi ceramide, oat, dan mikrobiom memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan kulit bayi.
Selama ini, tiga kandungan itu selalu bekerja sendiri. Padahal, bila ketiganya bekerja sinergis akan membentuk skin barrier alami yang membantu mencegah iritasi, eksim, dan kekeringan pada kulit si kecil.
Menurut dr. Ian, kulit bayi cenderung mudah mengalami peradangan karena belum berkembang sempurna. Ceramide berfungsi memperkuat lapisan pelindung kulit agar tetap lembap. Sementara oat membantu meredakan kemerahan dan iritasi.
Mikrobiom, di sisi lain, menjaga keseimbangan ekosistem alami kulit agar tetap sehat dan tahan terhadap paparan luar.
“Kalau ketiga kandungan ini digabungkan, hasilnya bisa lebih maksimal dalam menjaga kesehatan kulit bayi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (30/10).
Pemahaman ilmiah inilah yang menjadi dasar bagi Gently Baby dan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan inovasi baru bertajuk CERA-CARE BIOME™, teknologi pertama di Indonesia yang menggabungkan ketiga bahan tersebut dalam satu formula.
Teknologi ini diklaim mampu memberikan sistem perlindungan tiga lapis untuk memaksimalkan kelembapan dan ketahanan kulit bayi terhadap iritasi.
CEO dan Co-founder Gently Baby, Nyoman Anjani, menjelaskan bahwa ide pengembangan CERA-CARE BIOME™ berawal dari keresahan para ibu terhadap kondisi kulit bayi yang mudah terkena ruam dan eksim.
“Kami ingin menghadirkan solusi berbasis sains. Ternyata setelah kami riset bersama ITB, kombinasi ceramide, oat, dan mikrobiom ini memberikan manfaat luar biasa. Karena itu, kami mematenkannya sebagai teknologi unggulan Gently Baby,” ungkapnya.
Teknologi CERA-CARE BIOME™ dikembangkan melalui kolaborasi riset antara Gently Baby dan Sekolah Farmasi ITB. Dalam peluncuran kerja sama yang digelar di Bandung, turut hadir Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, serta Dekan Sekolah Farmasi Prof. apt. Diky Mudhakir, S.Si., M.Si., Ph.D.. Pihak ITB menyambut positif kolaborasi ini sebagai langkah konkret antara dunia akademik dan industri dalam mendukung kesehatan bayi dan anak di Indonesia.
“Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi tonggak penting bagi pengembangan inovasi teknologi perawatan kulit anak di Indonesia,” kata Prof. Tatacipta.
Sementara Prof. Diky menambahkan, sinergi seperti ini dapat memperkuat kontribusi riset nasional di bidang kesehatan kulit anak.
Gently Baby menargetkan hasil riset CERA-CARE BIOME™ rampung dalam empat bulan ke depan, dengan peluncuran produk pertama yang mengandung teknologi tersebut pada April 2026. Nantinya, seluruh lini produk Gently Baby akan mengusung formula ini agar memberikan manfaat maksimal bagi kulit bayi yang sensitif.
“Ke depan, kami ingin semua produk Gently Baby tidak hanya natural, hipoalergenik, dan telah diuji secara dermatologis, tetapi juga benar-benar efektif menjaga kesehatan kulit bayi,” tutup Nyoman.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
