
TIDAK NYAMAN: Keluhan utama yang dialami penderita GERD adalah nyeri di ulu hati serta heartburn yang sering salah dikira sebagai gangguan jantung. (ILUSTRASI DIPERAGAKAN OLEH: AISA DYNDA MAYSHWARYA - FOTO: DITE SURENDRA/JAWA POS)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasakan sensasi panas atau perih di ulu hati setelah makan?
Banyak orang menganggapnya hal biasa, padahal kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan pencernaan yang perlu diwaspadai.
Dilansir dari laman YouTube Ini Kata Dokter, keluhan tersebut dikenal dengan istilah dispepsia, yaitu gejala yang menandakan adanya masalah pada saluran pencernaan bagian atas.
Berikut penjelasan lengkap tentang berbagai penyebab dispepsia serta cara mengatasinya menurut penjelasan dokter.
1. Produksi Asam Lambung yang Tidak Seimbang
Asam lambung berfungsi untuk mencerna makanan yang masuk ke perut. Namun, ketika produksinya terganggu, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah, proses pencernaan menjadi tidak optimal. Kelebihan asam lambung dapat menimbulkan rasa perih, terbakar, dan mual.
Sebaliknya, kekurangan asam lambung bisa membuat makanan sulit dicerna dan menyebabkan perut terasa penuh serta kembung. Menjaga pola makan yang teratur dan tidak melewatkan waktu makan dapat membantu menjaga keseimbangan produksi asam lambung.
2. Infeksi Bakteri Helicobacter pylori
Infeksi bakteri H. pylori merupakan salah satu penyebab utama peradangan pada dinding lambung atau gastritis. Bakteri ini dapat merusak lapisan pelindung lambung sehingga asam mudah mengiritasi jaringan di dalamnya. Akibatnya, muncul rasa nyeri dan panas di ulu hati.
Penanganan infeksi H. pylori biasanya memerlukan kombinasi antibiotik dan obat penurun asam lambung. Pemeriksaan ke dokter penting dilakukan untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.
3. Tukak Lambung (Luka pada Dinding Lambung)
Tukak lambung terjadi ketika lapisan lambung terkikis akibat asam berlebih atau infeksi. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri tajam, terutama saat perut kosong atau di malam hari. Dalam beberapa kasus, tukak juga bisa menyebabkan mual dan muntah.
Untuk mengatasinya, dokter biasanya akan memberikan obat pelindung lambung serta anjuran untuk menghindari makanan pedas, asam, dan berlemak. Mengurangi stres juga membantu proses penyembuhan lebih cepat.
4. Penyakit Refluks Gastroesofagus (GERD)
GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat lemahnya otot sfingter bawah esofagus. Gejala utamanya adalah sensasi terbakar di dada (heartburn) dan rasa pahit di mulut. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan peradangan pada kerongkongan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
