
Seorang pria yang sedang mengelus kulit kepalanya (dok. freepik)
JawaPos.com - Kulit kepala yang terasa nyeri, sensitif, atau perih bisa menjadi pengalaman yang mengganggu. Rasa tidak nyaman ini sering kali muncul tanpa tanda yang jelas, namun bisa juga disertai dengan gatal, perih, mati rasa, atau bahkan kulit yang mengelupas. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah kulit sederhana hingga gangguan kesehatan yang lebih serius.
Meskipun sebagian besar kasus nyeri kulit kepala dapat sembuh dengan sendirinya atau melalui pengobatan ringan, ada kalanya gejala tersebut menjadi tanda dari kondisi medis yang memerlukan perhatian lebih. Mengetahui penyebab dan cara penanganannya sangat penting agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih parah.
Melansir Medical News Today, nyeri kulit kepala biasanya terkait dengan peradangan, iritasi saraf, atau masalah pada pembuluh darah di area kepala. Beberapa orang mungkin hanya merasakan sensasi kesemutan ringan, sementara yang lain bisa mengalami nyeri berdenyut, rasa terbakar, hingga luka yang tampak jelas.
Penyebab Nyeri Kulit Kepala
Penelitian di tahun 2022 menunjukkan bahwa sekitar 25 hingga 70 persen orang pernah mengalami sensitivitas kulit kepala. Kondisi ini sering kali berkaitan dengan sakit kepala, alergi, psoriasis, eksim, atau kerontokan rambut. Faktor pemicu lainnya bisa berasal dari lingkungan, gaya hidup, maupun kondisi kesehatan tertentu.
Masalah pada kulit kepala seperti ruam, gigitan serangga, ketombe, eksim, hingga kanker kulit dapat memicu rasa nyeri dan iritasi. Ketombe misalnya, muncul akibat penumpukan minyak alami di kulit kepala yang menimbulkan sisik-sisik kering. Walaupun tidak berbahaya, ketombe sering membuat penderitanya merasa terganggu.
Psoriasis kulit kepala adalah penyebab lain yang menimbulkan peradangan, sisik, dan kulit kering dengan tampilan keperakan. Kondisi ini bisa dipicu oleh stres, perubahan hormon, cuaca dingin, atau udara kering. Begitu juga dengan lichen planus, yang dapat memunculkan kulit kepala bersisik akibat stres atau efek samping obat-obatan tertentu.
Hubungan Nyeri Kulit Kepala dan Gangguan Saraf
Selain masalah kulit, nyeri pada kulit kepala juga bisa berkaitan dengan saraf. Salah satunya adalah neuralgia oksipital, kondisi langka yang melibatkan saraf di bagian belakang leher hingga dahi. Gejalanya berupa rasa sakit yang menjalar di kepala dan leher, serta kulit kepala yang menjadi sangat sensitif hingga sentuhan ringan terasa menyakitkan.
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh cedera atau saraf yang terjepit secara tiba-tiba. Walaupun jarang terjadi, neuralgia oksipital bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa sakit yang terus menerus muncul.
Nyeri Kulit Kepala dan Kerontokan Rambut
Kerontokan rambut juga sering dikaitkan dengan sensitivitas kulit kepala. Telogen effluvium, yaitu kerontokan sementara, dapat membuat kulit kepala terasa perih atau gatal. Dalam sebuah penelitian pada tahun 2022, sekitar sepertiga penderita kerontokan rambut melaporkan adanya sensitivitas di kulit kepala mereka.
Alopecia areata juga bisa menyebabkan rambut rontok berbentuk lingkaran kecil di kulit kepala. Pada kondisi yang lebih parah seperti alopecia totalis, rambut di kepala bisa hilang sepenuhnya, sedangkan alopecia universalis menyebabkan kerontokan di seluruh tubuh. Beberapa kasus dapat pulih dengan pertumbuhan rambut baru, tetapi ada juga yang bersifat permanen akibat kerusakan folikel rambut.
Jenis kerontokan rambut lain seperti centrifugal cicatricial alopecia (CCCA) lebih sering terjadi pada perempuan kulit hitam paruh baya, ditandai dengan kerontokan dari bagian atas kepala yang meluas, disertai nyeri dan gatal pada kulit kepala.
Faktor Lain yang Menyebabkan Nyeri Kulit Kepala

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
