Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 15.48 WIB

Kenapa Anak GTM? Begini Kata Dokter, Pahami Psikologis dan Tips Menghadapinya

Ilustrasi anak tidak mau makan. (freepik)

JawaPos.com - Pernahkah si kecil tiba-tiba tidak mau makan? Padahal sudah disiapkan MPASI dari resep terbaik, tapi tetap saja mulut anak tertutup rapat.

Fenomena ini biasa dikenal dengan istilah GTM (Gerakan Tutup Mulut). Banyak orang tua yang khawatir anaknya menjadi kurang gizi, bahkan stunting.

Mengutip tayangan Instagram dokter spesialis anak, dr. Apin (@dokterapin) ternyata sebagian besar kasus GTM bisa dibilang sangat wajar.

“GTM itu natural. Anak boleh punya keinginan, dan boleh juga punya ketidakmauan terhadap makanan tertentu,” jelasnya.

Penyebab Anak GTM Menurut Dokter

Menurut dr. Apin, penyebab utama GTM bukan karena anak sedang sakit, tetapi lebih kepada faktor psikologis, misalnya:

• Anak ingin makan bersama orang tuanya, bukan sendirian.

• Anak bosan karena menunya selalu berbentuk bubur.

• Anak melihat makanan orang tuanya lebih menarik (misalnya siomay, sate, nasi goreng).

• Anak ingin coba makan dengan cara yang sama seperti orang tua, pakai piring kaca dan sendok logam, bukan piring dan sendok plastik.

“Bayangkan saja, anak dikasih bubur, sementara bapaknya makan siomay dan ibunya makan nasi goreng. Wajar saja kalau dia ngerasa, kok makananku beda?" kata dr. Apin.

Banyak orang tua justru panik saat anak GTM. Akhirnya mereka mencoba berbagai cara sampai memaksa anak makan. Sering kali masalahnya bukan pada anak, tetapi orang tua yang panik.

Cara Menghadapi Anak GTM dari Dokter Anak

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore