
Pola hidup sehat adalah kunci menghindari GERD, maag, dan gangguan asam lambung. (Instagram @mitrasana_id)
JawaPos.com - Penyakit GERD, maag, maupun gangguan asam lambung sering kali dianggap sama. Hal ini wajar karena ketiganya berhubungan dengan sistem pencernaan dan memiliki gejala yang mirip.
Namun, secara medis ketiga kondisi ini berbeda. Masing-masing memiliki penyebab, mekanisme, dan penanganan yang spesifik.
Artikel ini akan membahas perbedaan ketiga kondisi tersebut, mulai dari definisi, gejala, hingga cara mengatasinya.
1. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)
Dilansir dari siloamhospitals.com, GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup antara lambung dan kerongkongan.
Kondisi ini menimbulkan sensasi terbakar di dada (heartburn) dan rasa asam atau pahit di mulut.
Menurut dr. Diah Sukamawati Hidayah, Sp.PD, yang dikutip dari balitbangdiklat.kemenag.go.id, GERD bukan penyakit keturunan. Penyakit ini umumnya dipicu oleh pola makan tidak sehat, kebiasaan tidur setelah makan, stres, atau gaya hidup yang kurang baik.
Dilansir dari ekahospital.com, beberapa cara yang dapat membantu mengatasi gejala GERD antara lain:
Mengonsumsi air jahe atau susu.
Mengunyah permen karet untuk menetralkan asam.
Makan dalam porsi kecil namun lebih sering.
Mengurangi atau berhenti merokok.
Menghindari tidur setelah makan.
Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan.
Menjaga berat badan tetap ideal.
2. Maag (Dyspepsia)
Secara medis, maag dikenal dengan istilah dyspepsia. Menurut rspondokindah.co.id, maag adalah kondisi ketika muncul rasa tidak nyaman di perut bagian atas, biasanya disertai gejala:
Mual.
Kembung.
Perut terasa penuh atau cepat kenyang.
Kondisi ini bisa dipicu oleh pola makan tidak teratur, konsumsi makanan pedas atau asam, stres, atau infeksi bakteri Helicobacter pylori.
Dikutip dari hellosehat.com, cara mengatasi maag yang disarankan meliputi:
Mengonsumsi obat maag sesuai anjuran dokter.
Menghindari makanan pedas, berlemak, atau asam.
Mengonsumsi probiotik dari yoghurt rendah gula atau tempe.
Minum jahe hangat atau teh chamomile.
Makan porsi kecil namun lebih sering.
Menghindari rebahan atau tidur segera setelah makan.
Mengurangi kafein dan alkohol.
Mengurangi atau berhenti merokok.
Beristirahat yang cukup.
3. Gangguan Asam Lambung (Hyperacidity)

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
