
Ilustrasi es kopi americano. (freepik)
JawaPos.com - Bagi banyak orang kopi adalah bagian tak terpisahkan dari rutinitas. Ada yang minum kopi sesaat setelah bangun tidur. Ada yang menjadikannya teman setia di sela-sela pekerjaan. Ada pula yang menikmatinya sebagai minuman penutup sebelum tidur.
Tak hanya soal rasa dan aroma yang menggoda, kopi juga memberikan dorongan energi yang dibutuhkan untuk menjalani hari. Namun, pernahkah terpikir bahwa waktu minum kopi bisa memengaruhi manfaat yang didapat? Dilansir dari laman yourtango.com, sains telah membuktikan bahwa ada momen-momen tertentu yang lebih optimal untuk menikmati secangkir kopi.
Salah waktu, efeknya bisa berkurang atau bahkan membuat tubuh lebih gelisah daripada berenergi. Jadi, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk minum kopi agar mendapatkan manfaat maksimal?
Alasan Pentingnya Waktu Minum Kopi
Tubuh manusia bekerja mengikuti ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk pelepasan hormon kortisol. Kortisol adalah hormon stres yang membantu tubuh tetap waspada dan berenergi. Puncaknya terjadi pada pagi hari, terutama sekitar 30–45 menit setelah bangun tidur. Jika kopi dikonsumsi saat kortisol sedang tinggi, efeknya bisa berkurang karena tubuh sudah "siap siaga" secara alami.
Alih-alih langsung menyeruput kopi begitu bangun tidur, menunggu waktu yang lebih tepat justru bisa meningkatkan efektivitas kafein. Dengan begitu, tubuh akan lebih stabil dalam mengatur energi dan suasana hati sepanjang hari.
Waktu Ideal Minum Kopi
Menurut penelitian, waktu terbaik untuk minum kopi bergantung pada jam bangun tidur seseorang. Berikut adalah panduan yang bisa diikuti:
Menyesuaikan waktu minum kopi dengan pola alami tubuh akan membuat efeknya lebih terasa. Energi lebih stabil, fokus meningkat, dan tubuh terhindar dari kecemasan berlebihan akibat kelebihan kafein saat kadar kortisol masih tinggi.
Bagaimana Kalau Minum Kopi Lebih Awal?
Bagi yang terbiasa minum kopi segera setelah bangun tidur, menunggu beberapa jam mungkin terasa sulit. Namun, ada beberapa cara untuk mengatasi keinginan tersebut:
1. Minum air putih lebih dulu. Tubuh sering kali terasa lelah pada pagi hari bukan karena kurang kafein, melainkan karena dehidrasi setelah semalaman tidur. Segelas air putih bisa membantu tubuh lebih segar.
2. Bergerak atau meregangkan tubuh Aktivitas fisik ringan bisa membantu meningkatkan kewaspadaan alami tanpa perlu langsung mengandalkan kafein.
3. Sarapan sehat lebih dulu. Makanan dengan kandungan protein dan serat yang baik akan memberikan energi lebih stabil daripada hanya mengandalkan kopi.
4. Nikmati kopi tanpa kafein lebih awal. Jika benar-benar ingin menikmati rasa kopi di pagi hari, kopi tanpa kafein bisa menjadi alternatif sementara sebelum minum kopi berkafein di waktu optimalnya.
Kopi memang memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan fokus, memberikan energi, hingga melindungi tubuh dari beberapa penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Namun, konsumsi berlebihan juga bisa berdampak negatif, seperti gangguan tidur, kecemasan, dan peningkatan detak jantung.
Untuk mendapatkan manfaat terbaik, selain memperhatikan waktu minum, penting juga untuk mengatur jumlah konsumsi. Dua hingga tiga cangkir per hari umumnya cukup untuk mendapatkan efek positif tanpa risiko berlebihan.
Minum kopi bukan hanya soal menikmati rasa atau membangun kebiasaan, tetapi juga tentang bagaimana mendapatkan manfaat terbaiknya. Dengan menyesuaikan waktu konsumsi berdasarkan ritme alami tubuh, efek kafein akan lebih optimal, energi lebih stabil, dan fokus lebih tajam sepanjang hari.
Jadi, sebelum menyeruput kopi berikutnya, pastikan untuk memperhatikan waktunya. Dengan begitu, setiap tegukan akan terasa lebih nikmat dan membawa manfaat yang lebih besar.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
