Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Oktober 2024 | 00.59 WIB

Bahaya Air Kelapa, Tujuh Kelompok yang Perlu Berhati-hati saat Mengonsumsinya

Ilustrasi minum air kelapa. (Freepik) - Image

Ilustrasi minum air kelapa. (Freepik)

JawaPos.com – Minuman sehat dengan beragam manfaat ini sering kali menjadi pilihan utama untuk menghidrasi tubuh. Namun, tidak semua orang dapat menikmati kesegarannya tanpa risiko, terutama bagi kelompok dengan kondisi kesehatan tertentu yang perlu mempertimbangkan efek samping dari konsumsi berlebihan.

Air kelapa merupakan cairan alami yang terkandung di dalam buah kelapa muda dan dikenal kaya akan elektrolit serta nutrisi. Selain menyegarkan, air kelapa juga sering dipilih sebagai alternatif minuman sehat yang membantu menjaga hidrasi tubuh dan memberikan energi.

Mengetahui kelompok yang perlu berhati-hati saat mengonsumsi air kelapa sangat penting untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan. Pemahaman ini membantu individu dengan kondisi kesehatan tertentu untuk menghindari risiko dan menjaga kesehatan.

Berikut tujuh kelompok yang perlu berhati-hati saat mengonsumsi air kelapa dilansir dari laman godigit.

1. Penyakit Ginjal Kronis

Air kelapa kaya kalium, yang dapat meningkatkan risiko hiperkalemia pada penderita penyakit ginjal kronis. Fungsi ginjal yang menurun menyebabkan kesulitan dalam membuang kelebihan kalium dari tubuh.

Kelebihan kalium dalam darah dapat menyebabkan gejala seperti mual, lemah otot, dan detak jantung tidak teratur. Penting bagi penderita penyakit ini untuk membatasi asupan air kelapa.

Contoh seseorang dengan penyakit ginjal kronis yang mengonsumsi air kelapa berlebihan bisa mengalami gejala hiperkalemia, seperti lemah otot. Menghindari konsumsi berlebih membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

2. Fibrosis Kistik

Fibrosis kistik menyebabkan ketidakseimbangan kadar garam dalam tubuh. Air kelapa cenderung memiliki kandungan garam yang rendah, sehingga kurang cocok bagi penderita fibrosis kistik yang memerlukan asupan natrium lebih tinggi.

Hal ini dapat mengganggu keseimbangan elektrolit yang dibutuhkan oleh tubuh penderita. Disarankan memilih minuman yang memiliki kandungan natrium lebih tinggi.

Misal penderita fibrosis kistik yang ingin memenuhi kebutuhan garam sebaiknya memilih minuman elektrolit lain. Air kelapa tidak memberikan cukup natrium untuk kebutuhan tubuh mereka.

3. Gagal Ginjal

Pada penderita gagal ginjal, kemampuan tubuh untuk mengeluarkan kalium terganggu. Mengonsumsi air kelapa dapat memperburuk kondisi ini karena kandungan kaliumnya.

Peningkatan kadar kalium dalam darah bisa memicu komplikasi serius seperti aritmia atau bahkan serangan jantung. Mengurangi konsumsi air kelapa bisa membantu menjaga kesehatan jantung.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore