
Ilustrasi cabai. (Laker/Pexels)
JawaPos.com - Masyarakat Indonesia tidak asing lagi dengan masakan berbumbu pedas. Bahkan, sebagian orang akan menganggap masakan akan terasa hambar apabila tidak terasa pedas. Pedasnya masakan Indonesia tidak hanya dipengaruhi dari bumbu rempah saja, tetapi juga penambahan cabai di dalamnya.
Penggunaan cabai pada makanan dapat membuat makanan menjadi nikmat dan lezat, hingga terkadang orang lupa untuk membatasi konsumsi makanan pedas. Mengkonsumsi makanan pedas yang berlebihan dapat membuat seseorang terkena gangguan pencernaan. Bila berlebih dapat menyebabkan nyeri perut, diare, nyeri dada sakit kepala, hingga muntah.
Menurut penelitian Experimental Cell Research 2022, capsaicin yang ada pada cabai ternyata dapat merusak saluran pencernaan. Hal ini dikarenakan rasa pedas pada capsaicin dalam dosis tinggi menghambat produksi asam lambung dan menyebabkan peradangan.
Oleh karena itu, perhatikan takaran dan seberapa sering anda mengkonsumsi cabai atau makanan pedas agar tidak menimbulkan masalah kesehatan. Sebaliknya, jika dikonsumsi dengan baik dan benar, cabai ternyata dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Hal ini dikarenakan cabai memiliki banyak nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, kandungan capsaicin pada cabai ternyata juga memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi.
Lalu, apa saja manfaat mengkonsumsi makanan yang mengandung cabai bagi tubuh?
Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
Melansir laman Harvard Health Publishing, penelitian terbaru menunjukan bahwa menambahkan cabai dalam makanan mampu mengurangi resiko penyakit kardiovaskular. Dalam penelitian tersebut dikatakan bahwa orang mengkonsumsi cabai memiliki tingkat kematian yang lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular daripada mereka yang jarang tau tidak pernah mengkonsumsi cabai.
Namun penelitian tersebut harus dikaji lebih lanjut, nyatanya kandungan pada cabai terutama capsaici, banyak mengandung antioksidan dinilai baik untuk tubuh.
Mengurangi risiko obesitas
Capsaicin pada cabai ternyata mampu mengurangi risiko seseorang terkena obesitas karena kandungan ini mampu meningkatkan pembakaran lemak pada tubuh. Melansir Healthline, bahwa 10 gram cabai merah dapat meningkatkan pembakaran lemak secara signifikan.
Selain itu, capsaicin juga dapat mengurangi asupan kalori pada tubuh yang bisa menurunkan resiko terkena obesitas.
Meredakan rasa nyeri
Capsaicin cabai merupakan senyawa yang bersifat unik karena dapat meredakan rasa nyeri jika dikonsumsi dengan takaran yang pas.
Capsaicin dapat mengikat reseptor nyeri yang merupakan ujung saraf yang dapat merasakan nyeri, sehingga ketika memakan cabai maka akan terasa pedas dan terbakar, tetapi tidak menyebabkan luka bakar. Saat mulut terasa terbakar ketika mengkonsumsi cabai, otak akan melepaskan hormon endorfin dan adrenalin yang mampu meredakan nyeri.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
