Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 April 2024 | 01.24 WIB

Mengenal Kanker Usus Besar, Salah Satu Penyakit yang Sangat Perlu Diperhatikan

Ilustrasi usus besar. (Sumber: freepik). - Image

Ilustrasi usus besar. (Sumber: freepik).

JawaPos.com - Kanker usus besar merupakan pertumbuhan ganas di bagian besar usus yang dicirikan oleh perubahan dalam pola buang air besar secara berkelanjutan.

Awalnya, penyakit ini sering kali bermula dari pertumbuhan tidak ganas yang dikenal sebagai polip.

Meskipun belum ada penjelasan yang pasti tentang penyebab kanker usus besar, beberapa faktor telah diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini.

Faktor-faktor tersebut meliputi pola makan yang kurang serat, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok.

Kanker usus besar seringkali tidak menunjukkan gejala pada tahap awalnya. Tetapi, jika Anda mengalami gejala gangguan pencernaan seperti diare atau sembelit secara berulang, dan memiliki riwayat keluarga dengan kanker usus besar, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Apa Itu Kanker Usus Besar?

Dikutip dari halodoc.com, Minggu (31/3), kanker usus besar adalah salah satu bentuk kanker yang menyerang bagian usus besar tubuh manusia.

Kondisi ini berkembang ketika ada pertumbuhan tidak normal dalam organ spesifik, yaitu usus besar, yang merupakan bagian terakhir dari sistem pencernaan.

Awalnya, kanker ini muncul sebagai polip kecil yang tidak ganas, namun kemudian berubah menjadi pertumbuhan ganas.

Istilah lain untuk kanker usus besar adalah kanker kolorektal, mengacu pada dua jenis kanker, yaitu kanker kolon dan kanker rektum, yang terjadi pada area yang berdekatan dalam sistem pencernaan.

Meskipun memiliki perbedaan sedikit, lokasi pertumbuhan kanker dalam tubuh relatif dekat. Umumnya, kanker ini ditemukan pada orang dewasa. Selain itu, kanker dapat menyebar dari usus besar ke bagian tubuh lainnya.

Penyebab Kanker Usus Besar

Dikutip dari alodokter.com, Minggu (31/3), kanker usus besar terjadi karena terjadi perubahan atau mutasi gen pada jaringan usus besar. Namun, meskipun penyebab mutasi gen ini belum diketahui secara pasti, ada beberapa faktor gaya hidup yang diduga meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini, seperti:

Pola makan rendah serat

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore