
Photo
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan RI memangkas sistem pelaporan data kesehatan, yang semula bersumber dari 400 aplikasi, menjadi 8 aplikasi melalui platform SatuSehat.
"Kalau dulu pelaporan aplikasi di sistem kesehatan itu bisa identifikasi lebih dari 400 aplikasi pelaporan secara digital, dengan SatuSehat cuma jadi delapan pelaporan," kata Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (27/2).
Dante mengatakan, SatuSehat merupakan salah satu cara Kemenkes mengintegrasikan data rekam medis pasien di fasilitas kesehatan Puskesmas ke dalam satu platform Indonesia Health Services.
Platform tersebut merupakan perwujudan dari pilar ke enam transformasi sistem kesehatan, yaitu pilar transformasi teknologi kesehatan.
Dante menambahkan hal tersebut telah dikomunikasikan kepada seluruh kepala dinas kesehatan di daerah, direktur rumah sakit, hingga kepala laboratorium kesehatan masyarakat.
"Sinergi sistem kesehatan nasional dibuat agar lebih memperkuat kesiagaan, antisipasi, respons, dan tangguh dalam menghadapi ancaman kesehatan," kata Dante.
Pernyataan itu disampaikan Dante menyikapi banyaknya versi data pendukung program kebijakan pemerintah di bidang kesehatan yang dilaporkan secara berbeda dari sejumlah kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga organisasi profesi.
Dante mengatakan situasi itu muncul akibat penyusunan data bertingkat mulai dari layanan primer hingga provinsi yang menggunakan beragam aplikasi dengan akurasi yang berbeda.
"Jadi yang tadinya menyusun rencana dengan banyak aplikasi, sehingga keluar angka macam-macam, yang satu aplikasi minta keluar data secara bertingkat dari puskesmas ke dinas kesehatan dan seterusnya," ungkap Dante.
Dalam perjalanan pelaporan data tersebut, kata Dante, muncul berbagai koreksi di setiap tingkatan pelayanan kesehatan, sehingga angka yang sampai di pusat jadi tidak seragam.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
