Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Februari 2024 | 22.40 WIB

Kekurangan Vitamin B12 Menyebabkan Anemia Megaloblastik, Begini Penjelasan National Institute of Health

Ilustrasi: Makanan bagi penderita anemia (Aditya Birla Capital) - Image

Ilustrasi: Makanan bagi penderita anemia (Aditya Birla Capital)

JawaPos.com - Vitamin B12 merupakan kelompok dari vitamin B kompleks. Peran vitamin B12 ini sangatlah penting di dalam tubuh.

Peran vitamin ini yaitu membantu menjaga darah dan sel saraf tubuh tetap sehat.

Selain peran yang penting itu vitamin B12 juga membantu DNA dan proses genetik di seluruh tubuh manusia, selain itu vitamin B12 juga membantu mencegah anemia megaloblastik (suatu kondisi darah yang membuat orang lelah dan lemah).

Menurut National Institute of Health bahwa Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat terjadi ketika kekurangan salah satu vitamin ini mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang berfungsi penuh.

Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kebanyakan orang dengan anemia defisiensi vitamin B12 atau folat memiliki sel darah merah yang kurang berkembang dan lebih besar dari biasanya.

Kekurangan vitamin B12 atau folat dapat disebabkan oleh berbagai masalah. Penyebab kekurangan vitamin B12 yaitu karena Anemia pernisiosa.

Kondisi ini adalah penyebab paling umum dari kekurangan vitamin B12 di Inggris.

Anemia pernisiosa adalah suatu kondisi autoimun yang mempengaruhi perut Anda.

Kondisi autoimun berarti sistem kekebalan Anda, sistem pertahanan alami tubuh yang melindungi terhadap penyakit dan infeksi, menyerang sel-sel sehat tubuh Anda.

Vitamin B12 dikombinasikan dengan protein yang disebut faktor intrinsik di perut Anda.

Campuran vitamin B12 dan faktor intrinsik ini kemudian diserap ke dalam tubuh di bagian usus yang disebut ileum distal.

Anemia pernisiosa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel di perut yang memproduksi faktor intrinsik, yang berarti tubuh Anda tidak mampu menyerap vitamin B12.

Penyebab pasti dari anemia pernisiosa tidak diketahui, namun lebih sering terjadi pada wanita berusia sekitar 60 tahun, orang dengan riwayat keluarga dengan kondisi tersebut, dan mereka yang memiliki kondisi autoimun lain, seperti penyakit Addison atau vitiligo.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, sebaiknya sedini mungkin cukupi kebutuhan akan B12 untuk mencegah penyakit Anemia. Kebutuhan vitamin B12 dapat terpenuhi dengan mengkonsumsi makanan atau suplemen.

Sumber makanan yang mengandung B12 menurut National Institute of Health yaitu Ikan, daging, unggas, telur, susu, dan produk susu lainnya mengandung vitamin B12.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore