
Ilustrasi anak sakit. (DITE SURENDRA/JAWA POS, ILUSTRASI DIPERAGAKAN MODEL CLIFF ARMSTRONG DAN ELIS SETIYOWATI)
JawaPos.com - Mengajak anak liburan harus membuat mereka aman dan nyaman. Ketika mereka rewel, bisa jadi mereka sakit selama dalam perjalanan. Orang tua harus peka dengan gejala penyakit yang dialami anak selama liburan dan pasca liburan.
Dokter Spesialis Anak dari Bamed dr. Rista Harwita Putri, Sp.A., mengatakan sejumlah penyakit yang dapat muncul umumnya menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, diare terjadi selama liburan. Jangan sampai anak dehidrasi dan kekurangan cairan selama perjalanan.
"Tubuh anak harus dalam keadaan sehat saat berangkat liburan. Caranya yaitu dengan mengonsumsi asupan nutrisi bergizi seimbang dan cukup istirahat sebelum bepergian. Sehingga anak dapat berangkat berlibur dalam kondisi prima," katanya dalam webinar baru-baru ini.
Pertolongan Pertama
Bila telah timbul gejala seperti demam, batuk, pilek, diare, muntah saat liburan maka orang tua dapat memberikan pertolongan pertama. Sebelum dibawa ke dokter, berikut tindakan yang dapat dilakukan :
1. Apabila demam, segera ukur suhu, berikan obat penurun panas sesuai dengan usia dan berat badan anak, kompres hangat badan anak, pakai pakaian tipis dan nyaman serta pastikan anak mau minum air putih yang banyak.
2. Apabila anak batuk dan pilek, pastikan tidak ada kondisi gawat seperti napas sesak, bibir pucat, serta tarikan dinding dada. Anak yang sedang batuk pilek tidak boleh beraktivitas di tempat yang ramai dan butuh istirahat yang cukup.
3. Apabila anak diare ataupun muntah, pastikan kebutuhan cairan anak tetap tercukupi. Dapat dilihat dari anak yang masih dapat makan dan minum meskipun dengan porsi lebih kecil.
"Tanda anak mulai kekurangan cairan yaitu mata yang cekung serta buang air kecil menjadi lebih pekat dan sedikit,“ jelasnya.
“Orang tua juga harus mengetahui beberapa tanda bahaya penyakit pada anak seperti demam tinggi terus menerus walaupun sudah diberikan terapi awal, ada kejang, anak susah dibangunkan, gelisah, sulit bernapas, pada bayi ubun-ubunnya menonjol atau cekung, muntah dan diare terus menerus, serta BAK berkurang," tambahnya.
Segera ke Dokter
Apabila didapatkan gejala seperti ini selama anak liburan, maka anak harus segera diperiksakan ke dokter dengan menceritakan apa saja yang anak konsumsi dan pergi kemana saja. Karena hal tersebut dapat membantu dokter mencari penyebab sakit pada anak.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
