
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito (tengah) memberikan keterangan pers terkait hasil pengujian terhadap cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) dalam produk obat yang mengandung Ranitidin, di Kantor BPOM, Jakarta, Jumat (11/10/2019
JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selesai menguji sejumlah obat yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan kasus gangguan ginjal akut pada anak. Kali ini BPOM mengumumkan obat yang aman atau obat yang tidak menggunakan pelarut pada obat seperti Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan/atau Gliserin/Gliserol. Obat tersebut aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai.
Empat pelarut tersebut berpotensi menimbulkan cemaran senyawa Etilen Glikol dan Dietilen Glikol (EG dan DEG). Jika melebihi ambang batas aman, maka memicu terjadinya gangguan ginjal akut atau berbahaya bagi tubuh.
BPOM dan Kementerian Kesehatan bekerja sama untuk meneliti obat sirop yang sudah termuat dalam list atau ditemukan di rumah pasien gangguan ginjal akut. BPOM meneliti secara mandiri yakni sebanyak 134 obat, sementara Kemenkes menyerahkan 102 obat kepada BPOM.
“Hasil uji cemaran EG dan DEG ini bukan berarti kesimpulan sebab akibat gagal ginjal akut pada anak. Tugas kami mengambil sampel dan menguji, mana yang memenuhi standar, dan melebihi standar sehingga harus standar. Kalau dikaitkan dengan ginjal akut, itu bukan tugas kami. Kami hanya memastikan obat yang aman dan tak aman saja. Tugas kami hanya menunjukkan ini aman dan tak aman,” tegas Kepala BPOM Penny K Lukito kepada wartawan, Minggu (23/10).
“Setelah kami lakukan pengujian mana produk yang aman. Sehingga bisa dikonsumsi kembali,” jelasnya.
List yang Diteliti BPOM (Secara keseluruhan belum diberikan kepada media). Berikut daftar obat yang aman, di antaranya :
Aficitrin
Alerfed
Alergon
Amoxicillin Trihydrate
Amoxsan
Asterol
Avamys
B-dex
Ambroxol
Anakonidin OBH
Cetirizin
Paracetamol
Bodrexin Flu & batuk sirop
Calorex sirop
Fasidol drops
Fermol sirop
Fortusin sirop
Promedryl sirop
Sementara untuk list 102 obat yang diberikan Kemenkes kepada BPOM, sebanyak 23 obat diyakini aman. Apa saja?
1. Alerfed Syrup
2. Amoxan
3. Amoxicilin
4.Azithromycin Syrup
5. Cazetin
6. Cefacef Syrup
7. Cefspan syrup
8. Cetirizin
9. Devosix drop 15 ml
10. Domperidon Sirp[
11. Etamox syrup
12. Interzinc
13. Nytex
14. Omemox
15. Rhinos Neo drop
16. Vestein
17. Yusimox
18. Zinc Syrup
19. Zincpro syrup
20. Zibramax
21. Renalyte
22. Amoksisilin
23. Eritromisin

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
