Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Agustus 2022 | 17.08 WIB

Mengenal Bahaya Lemak Visceral di Pinggang, Ini Solusinya

Ilustrasi. lemak dalam tubuh./istimewa - Image

Ilustrasi. lemak dalam tubuh./istimewa

JawaPos.com - Tubuh memiliki berbagai macam lemak. Sebetulnya, tubuh juga memerlukan lemak untuk menyimpan energi. Akan tetapi, ada lemak berbahaya yang tersembunyi dan tersimpan di pinggang, namanya lemak visceral.

Ketika seseorang mengalami obesitas, hal itu adalah masalah kesehatan utama yang ditandai dengan penumpukan lemak tubuh yang berlebihan. Setiap kali mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang Anda keluarkan, maka akan mengumpulkan hal yang dikenal dengan sebutan jaringan adiposa.

"Dimungkinkan untuk mengakumulasi jaringan adiposa di wilayah tubuh mana pun, tetapi justru lemak visceral, disimpan di daerah pinggang, yang merupakan yang paling berbahaya bagi kesehatan," kata Anggota Dewan Penasihat Nutrisi Herbalife Nutrition Rimbawan kepada wartawan, Rabu (17/8).

Lantas, apa itu lemak visceral?

Lemak visceral dikenal juga sebagai lemak yang tersembunyi di dalam tubuh. Lemak visceral yang terletak di dekat hati, pankreas, ginjal dan usus akan bertindak sebagai semacam benda asing. Ini ditafsirkan oleh sistem kekebalan tubuh sebagai sesuatu yang seharusnya tidak ada di sana.

Lemak ini adalah penyebab paling umum dari diabetes tipe 2, perubahan lemak darah dan hipertensi. Semua patologi ini dulunya disebut Sindrom Metabolik, yang bertanggung jawab untuk menurunkan kuantitas dan kualitas hidup.

Selain itu, obesitas visceral juga berkaitan dengan pembentukan batu kandung empedu, hati berlemak, sleep apnea (gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang terhenti sementara), perubahan memori karena usia dan bahkan beberapa kanker. Kondisi ini juga dapat muncul karena alasan lain, sehingga mengatasi obesitas tidak serta merta mengurangi atau menghilangkan risiko kesehatan.

 

Ukur Lingkar Pinggang Anda untuk Diagnosis

 

Ada banyak alat untuk mendiagnosis dan mengukur obesitas visceral, termasuk USG, computed tomography, dan banyak lagi. Pengukuran yang paling mudah diperoleh adalah lingkar pinggang. Saat ini, pita pengukur bahkan lebih penting untuk memperkirakan status kesehatan seseorang daripada skalanya.

Untuk mengukur lingkar pinggang dengan benar, dengan individu berdiri, perimeter terbesar antara tulang rusuk terakhir dan lambang tulang iliaka (bagian paling atas pinggul) harus digunakan. Untuk pria, pinggang rata-rata tidak boleh berukuran lebih dari 37 inci (94 cm).

Untuk wanita, maksimum yang disarankan adalah 31,5 inci (80 cm). Setiap kali angka-angka ini lebih besar dari 40,2 in. (102 cm) untuk pria dan 35 in. (88 cm) untuk wanita, ada risiko yang sangat tinggi untuk mengembangkan diabetes atau penyakit kardiovaskular.

 

Solusinya

 

Mengadopsi gaya hidup sehat dan aktif adalah cara paling efektif untuk mengatasi obesitas visceral. Berikut ada 5 tips untuk mengurangi obesitas visceral seperti tips dari Herbalife Nutrition. Apa saja?

 

1. Olahraga

Olahraga aerobik dan anaerobik secara teratur, termasuk berjalan, menari, berenang, dan bersepeda sesering mungkin.

2. Konsumsi Protein Tanpa Lemak

Peningkatan konsumsi protein bernilai tinggi (kedelai, telur, dan daging tanpa lemak).

3. Konsumsi Serat

Sertakan sumber serat, vitamin, mineral, dan fitonutrien yang baik dengan sifat antioksidan dalam makanan sehari-hari Anda. Karbohidrat yang baik, yang memiliki indeks glikemik rendah, juga sangat penting.

4. Hindari Gula

Hindari kelebihan kalori dari gula sederhana, minuman berpemanis gula, dan makanan berlemak.

5. Kelola Stres

Dan yang paling penting mengelola stres dan tidur yang baik juga penting untuk melawan obesitas visceral. Jadi pentingnya mengatur pola makanan dalam jumlah sesuai kebutuhan tubuh, dengan menerapkan gizi yang seimbang dalam setiap menu makanan yang kita konsumsi seperti memperbanyak konsumsi buah dan sayur disertai penurunan konsumsi daging, konsumsi protein bermutu tinggi, tetap penuhi kebutuhan cairan dengan konsumsi cairan setara 8 gelas air, selain itu perlu meperhatikan asupan beberapa vitamin dan mineral.

"Semua itu dapat berdampak positif pada kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan Anda sekarang dan di masa mendatang,” tutup Rimbawan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore