Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Januari 2024 | 13.28 WIB

9 Dampak Positif Tidur Siang Guna Tumbuh Kembang Anak

Ilustrasi anak tidur siang. Sumber: pvproductions/freepik.com - Image

Ilustrasi anak tidur siang. Sumber: pvproductions/freepik.com

JawaPos.com – Kesehatan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Asupan makanan, khususnya nutrisi yang tepat dan pola hidup berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya.

Asupan makanan yang dimaksud adalah makanan bergizi seimbang dengan mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.

Dilansir dari laman cimahikota.go.id, anak dapat dibiasakan untuk berolahraga untuk meningkatkan pertumbuhan tulang, menjaga daya tahan tubuh, dan menstimulasi motorik fisiknya.

Tapi, ada satu hal yang tak kalah penting guna tumbuh kembang anak, yakni tidur siang. Sebagaimana diketahui, tidur siang bisa membantu anak melepas lelah setelah beraktivitas.

Berdasarkan hasil penelitian, anak butuh istirahat selama 12—14 jam sehari supaya kesehatannya tetap terjaga. Jam itu termasuk waktu tidur siang dan malam hari. Namun, kebutuhan tidur harus sesuai dengan kebutuhan dan usianya.

Lalu, bagaimana jika waktu tidur anak kurang dari 12—14 jam? Tentu saja bisa ditambahkan waktu istirahat selama 2 jam pada siang hari supaya kualitas tidur anak tetap baik.

Nah, rupanya tidur siang bisa memberikan manfaat lain bagi tumbuh kembang anak lho. Simak, 9 manfaat tidur siang bagi sang buah hati di bawah ini.

1. Sarana Relaksasi Tubuh

Tidur menjadi sarana relaksasi tubuh dan otak setelah anak melakukan berbagai macam aktivitas. Saat anak terbangun dari tidur siang, tubuhnya akan lebih segar sehingga mengurangi kemungkinan tantrum karena kelelahan.

2. Anak Lebih Bahagia

Menurut penelitian, tidur siang bisa menyebabkan anak lebih bahagia dan risiko stres lebih kecil ketimbang anak yang jarang tidur siang. Namun sebaliknya, anak jarang tidur siang bisa menjadi lemas, risiko mengalami tantrum pun lebih besar.

3. Pencegahan Terhadap Penyakit

Kurang tidur siang berarti anak bisa dianggap kurang istirahat. Kurang istirahat dapat menyebabkan turunnya daya tahan tubuh pada anak. Sebab, metabolisme tubuh anak terganggu. Daya tahan tubuh yang menurun bisa mengakibatkan anak gampang terkena penyakit.

4. Perkembangan Emosional

Berdasarkan studi, balita yang jam tidurnya di bawah 14 jam memungkinkan lebih cepat cemas dan lebih rewel ketimbang balita dengan tidur yang cukup. Balita yang memiliki jam tidur cukup cenderung lebih ceria dan cerdas.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore