
Ilustrasi
JawaPos.com – Pola makan penderita penyakit ginjal harus diatur. Bukan hanya makan, tetapi minum juga tak boleh sembarangan. Bahkan setiap porsi harus diatur oleh ahli gizi. Boleh saja mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman, asalkan dibatasi.
Pakar Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), Yulia menjelaskan ada beberapa kandungan atau jenis zat yang harus dibatasi bagi penderita ginjal dengan membatasi porsi makan.
“Minum misalnya dianjurkan air putih saja, jangan yang berwarna. Semua harus diatur sesuai saran ahli gizi. Karena penyakit ginjal pemberian makanan atau minumannya harus lebih detail daripada penyakit diabetes. Kalau diabetes kan hanya kontrol gula darahnya saja,” kata Edukator Diabetes ini, Senin (20/2).
Berikut adalah 4 kandungan yang wajib diperhatikan penderita ginjal:
Hindari Elektrolit
Minuman sebaiknya air putih saja, jangan yang berwarna dan jangan minuman mengandung zat lain seperti elektrolit.
Batasi Kalium
Semua pemberian buah harus diatur, karena ada buah yang mengandung elektrolit atau kalium. Misalnya pisang yang mengandung kalium. Kalium pada orang sehat sangat baik karena berfungsi memompa jantung dan memperkuat otot. Buah pisang pada penderita ginjal boleh diberikan tetapi dibatasi hanya separuh atau seperempat. Lalu begitu pula pada buah jeruk.
Protein Nabati
Pengaturan protein pada pasien gagal ginjal harus diperhatikan. Protein merupakan zat pembangun yang baik. Namun saat menderita ginjal, penderita wajib diet rendah protein dan rendah garam.
Protein hewani justru lebih baik ketinbang protein nabati. Pasalnya protein nabati seperti tempe dan kacang-kacangan membuat sisa sampah atau limbah dari hasil pengolahan jauh lebih banyak daripada protein hewani.
“Jadi dihitung proteinnya berapa banyak dia boleh makan, protein di dalam badan itu diolah, dan sampahnya itu adalah urea. Urea nanti akan diolah jadi amonia dan ini harus dikeluarkan ginjal. Kalau tidak, maka amonia menjadi zat paling gampang masuk ke otak. Penderita ginjal dianjurkan mengonsumsi protein hewani,” jelas Yulia.
Karbohidrat
Pada penderita ginjal, untuk karbohidrat tidak terlalu dibatasi jumlahnya. Hanya saja jika sudah komplikasi dengan diabetes, maka harus diperhatikan sesuai arahan dokter. (cr1/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
