
seseorang yang menghentikan pelaku gaslighting./Magnific/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Gaslighting merupakan salah satu bentuk manipulasi psikologis yang sering kali tidak disadari oleh korbannya. Pelaku secara perlahan membuat seseorang mempertanyakan ingatan, persepsi, bahkan kewarasannya sendiri. Akibatnya, korban menjadi bingung, kehilangan rasa percaya diri, dan semakin bergantung pada pelaku.
Istilah gaslighting berasal dari drama dan film berjudul Gas Light, yang menggambarkan seorang suami memanipulasi istrinya hingga sang istri meragukan realitas yang ia alami.
Dalam dunia psikologi modern, gaslighting diakui sebagai bentuk kekerasan emosional yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental seseorang.
Pelaku gaslighting bisa berasal dari siapa saja, mulai dari pasangan, anggota keluarga, teman, rekan kerja, hingga atasan. Mereka menggunakan berbagai cara, seperti menyangkal fakta, memutarbalikkan keadaan, atau menyalahkan korban agar tetap memiliki kendali.
Dilansir dari Psychology Today pada Senin (20/7), psikologi menjelaskan bahwa ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menghentikan manipulasi tersebut. Berikut tiga cara yang bisa Anda terapkan.
1. Percaya pada Fakta dan Pengalaman Anda Sendiri
Salah satu tujuan utama pelaku gaslighting adalah membuat korbannya kehilangan kepercayaan terhadap diri sendiri. Mereka sering mengucapkan kalimat seperti:
"Kamu terlalu sensitif."
"Itu cuma ada di pikiranmu."
"Kamu salah ingat."
Jika terus-menerus mendengar kalimat seperti itu, seseorang dapat mulai meragukan ingatan maupun penilaiannya sendiri.
Menurut psikologi, langkah pertama untuk menghentikan gaslighting adalah memperkuat kepercayaan terhadap fakta yang benar-benar Anda alami. Bila perlu, catat percakapan penting, simpan pesan, email, atau bukti lain yang dapat membantu Anda mengingat kejadian secara objektif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
