Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 11.05 WIB

Ingin Meningkatkan Produktivitas? Lakukan 7 Kebiasaan Ini yang Akan Membuat Segalanya Terasa Lebih Mudah Menurut Psikologi

seseorang yang berusaha lebih produktif./Magnific/partystock - Image

seseorang yang berusaha lebih produktif./Magnific/partystock

JawaPos.com - Banyak orang mengira bahwa menjadi produktif berarti harus bekerja lebih lama, bangun lebih pagi, atau mengisi setiap menit dengan aktivitas. Padahal, menurut psikologi, produktivitas bukan hanya tentang seberapa banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan, melainkan bagaimana otak mampu mengelola energi, perhatian, dan motivasi secara efektif.

Sering kali kita merasa sibuk sepanjang hari, tetapi ketika malam tiba justru menyadari bahwa hanya sedikit pekerjaan penting yang benar-benar selesai. Kondisi ini bukan selalu disebabkan oleh rasa malas, melainkan karena kebiasaan sehari-hari yang tidak mendukung cara kerja otak.

Penelitian dalam bidang psikologi kognitif, neuroscience, dan psikologi perilaku menunjukkan bahwa perubahan kecil dalam rutinitas dapat memberikan dampak besar terhadap kemampuan seseorang untuk fokus dan menyelesaikan pekerjaan. Menariknya, kebiasaan-kebiasaan ini tidak membutuhkan bakat khusus maupun disiplin yang berlebihan. Yang dibutuhkan hanyalah konsistensi.

Dilansir dari Psychology Today pada Senin (20/7), terdapat tujuh kebiasaan yang menurut psikologi dapat membuat produktivitas meningkat sekaligus membuat pekerjaan terasa jauh lebih ringan.

1. Mulailah Hari dengan Menentukan Satu Prioritas Utama

Banyak orang memulai hari dengan membuka media sosial, membaca email, atau memikirkan puluhan tugas sekaligus. Akibatnya, otak langsung dibanjiri informasi sebelum memiliki arah yang jelas.

Psikologi menyebut kondisi ini sebagai decision fatigue, yaitu kelelahan mental akibat terlalu banyak mengambil keputusan dalam waktu singkat. Semakin banyak pilihan yang harus dipikirkan sejak pagi, semakin cepat energi mental terkuras.

Karena itu, biasakan menentukan satu tugas paling penting yang harus selesai hari itu sebelum melakukan aktivitas lainnya.

Dengan memiliki satu prioritas utama, otak tidak lagi terus-menerus bertanya, "Saya harus mengerjakan apa sekarang?" Energi mental pun lebih banyak digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, bukan menentukan pilihan.

Ironisnya, menyelesaikan satu pekerjaan penting sering kali memberikan rasa puas yang jauh lebih besar dibanding menyelesaikan banyak tugas kecil yang kurang bermakna.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore