
seseorang yang membuat hidupnya lebih baik / foto: Magnific/raul-mellado
JawaPos.com - Di era yang serba cepat, banyak orang percaya bahwa perubahan besar membutuhkan langkah yang besar pula. Padahal, psikologi justru menunjukkan bahwa kualitas hidup lebih sering dibentuk oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten daripada tindakan spektakuler yang hanya terjadi sesekali.
Kebiasaan sederhana mungkin tidak memberikan hasil yang langsung terlihat dalam hitungan hari atau minggu. Namun ketika dilakukan selama bertahun-tahun, dampaknya dapat mengubah kesehatan mental, hubungan sosial, produktivitas, bahkan tingkat kebahagiaan seseorang.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (27/6), terdapat delapan kebiasaan yang sering dianggap sepele, tetapi menurut berbagai penelitian psikologi memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup dari waktu ke waktu.
1. Bersyukur Setiap Hari
Banyak orang menganggap rasa syukur hanyalah nasihat motivasi. Padahal dalam psikologi positif, rasa syukur merupakan salah satu latihan mental yang paling banyak diteliti.
Ketika seseorang secara sadar mengingat hal-hal baik dalam hidupnya, otak mulai lebih mudah mengenali pengalaman positif dibandingkan terus-menerus fokus pada masalah.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin menuliskan tiga hal yang mereka syukuri setiap hari cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah, tidur lebih nyenyak, serta merasa lebih puas terhadap kehidupannya.
Yang menarik, rasa syukur bukan berarti mengabaikan kesulitan. Justru kebiasaan ini membantu seseorang melihat bahwa di tengah berbagai tantangan, masih ada hal-hal yang layak dihargai.
Cara memulai:
Tulis tiga hal yang disyukuri setiap malam.
Ucapkan terima kasih kepada orang yang membantu Anda.
Luangkan satu menit untuk menikmati momen kecil setiap hari.
2. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Media sosial membuat kita terus melihat pencapaian orang lain.
Menurut teori Social Comparison dalam psikologi, manusia memang memiliki kecenderungan alami untuk membandingkan diri. Namun jika dilakukan terlalu sering, kebiasaan ini justru menurunkan rasa percaya diri dan meningkatkan kecemasan.
Yang terlihat di internet biasanya hanyalah "hasil akhir", bukan perjuangan di baliknya.
Orang yang lebih fokus membandingkan dirinya dengan versi dirinya di masa lalu cenderung memiliki motivasi yang lebih sehat dan pertumbuhan yang lebih konsisten.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
