Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juni 2026 | 02.10 WIB

8 Kebiasaan yang Sering Diremehkan Namun Membuat Hidup Lebih Baik Setiap Tahunnya Menurut Psikologi

seseorang yang membuat hidupnya lebih baik / foto: Magnific/raul-mellado - Image

seseorang yang membuat hidupnya lebih baik / foto: Magnific/raul-mellado

JawaPos.com - Di era yang serba cepat, banyak orang percaya bahwa perubahan besar membutuhkan langkah yang besar pula. Padahal, psikologi justru menunjukkan bahwa kualitas hidup lebih sering dibentuk oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten daripada tindakan spektakuler yang hanya terjadi sesekali.

Kebiasaan sederhana mungkin tidak memberikan hasil yang langsung terlihat dalam hitungan hari atau minggu. Namun ketika dilakukan selama bertahun-tahun, dampaknya dapat mengubah kesehatan mental, hubungan sosial, produktivitas, bahkan tingkat kebahagiaan seseorang.

Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (27/6), terdapat delapan kebiasaan yang sering dianggap sepele, tetapi menurut berbagai penelitian psikologi memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup dari waktu ke waktu.

1. Bersyukur Setiap Hari

Banyak orang menganggap rasa syukur hanyalah nasihat motivasi. Padahal dalam psikologi positif, rasa syukur merupakan salah satu latihan mental yang paling banyak diteliti.

Ketika seseorang secara sadar mengingat hal-hal baik dalam hidupnya, otak mulai lebih mudah mengenali pengalaman positif dibandingkan terus-menerus fokus pada masalah.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin menuliskan tiga hal yang mereka syukuri setiap hari cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah, tidur lebih nyenyak, serta merasa lebih puas terhadap kehidupannya.

Yang menarik, rasa syukur bukan berarti mengabaikan kesulitan. Justru kebiasaan ini membantu seseorang melihat bahwa di tengah berbagai tantangan, masih ada hal-hal yang layak dihargai.

Cara memulai:

Tulis tiga hal yang disyukuri setiap malam.
Ucapkan terima kasih kepada orang yang membantu Anda.
Luangkan satu menit untuk menikmati momen kecil setiap hari.

2. Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Media sosial membuat kita terus melihat pencapaian orang lain.

Menurut teori Social Comparison dalam psikologi, manusia memang memiliki kecenderungan alami untuk membandingkan diri. Namun jika dilakukan terlalu sering, kebiasaan ini justru menurunkan rasa percaya diri dan meningkatkan kecemasan.

Yang terlihat di internet biasanya hanyalah "hasil akhir", bukan perjuangan di baliknya.

Orang yang lebih fokus membandingkan dirinya dengan versi dirinya di masa lalu cenderung memiliki motivasi yang lebih sehat dan pertumbuhan yang lebih konsisten.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore