Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Juni 2026 | 02.44 WIB

9 Cara Sopan untuk Mengatakan “Tidak” yang Membuat Orang Lebih Menghormati Anda Menurut Psikologi

seseorang yang dihormati setelah mengatakan tidak / foto: Magnific/pressfoto - Image

seseorang yang dihormati setelah mengatakan tidak / foto: Magnific/pressfoto

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang merasa tidak nyaman ketika harus mengatakan “tidak”. Takut dianggap tidak peduli, tidak ramah, egois, atau bahkan takut merusak hubungan. Akibatnya, mereka sering menerima permintaan yang sebenarnya tidak ingin mereka lakukan.

Namun, psikologi menunjukkan bahwa kemampuan menetapkan batasan (boundaries) yang sehat justru merupakan salah satu ciri individu yang memiliki harga diri tinggi dan hubungan sosial yang lebih sehat. Orang yang mampu mengatakan “tidak” dengan cara yang tepat biasanya lebih dihormati karena mereka dianggap jujur, tegas, dan mengetahui prioritas hidupnya.

Mengatakan “tidak” bukan berarti menolak orang lain. Yang ditolak adalah permintaan, situasi, atau aktivitas tertentu yang tidak sesuai dengan kapasitas, kebutuhan, atau nilai yang Anda miliki saat itu.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (25/6), terdapat sembilan cara sopan untuk mengatakan “tidak” yang dapat membuat orang lain semakin menghormati Anda menurut prinsip-prinsip psikologi komunikasi dan hubungan interpersonal.

1. Ucapkan Terima Kasih Sebelum Menolak

Salah satu cara paling elegan untuk menolak adalah dengan menunjukkan penghargaan terlebih dahulu. Ketika seseorang meminta bantuan atau menawarkan sesuatu, mereka telah melibatkan Anda dalam keputusan mereka. Mengucapkan terima kasih membuat lawan bicara merasa dihargai meskipun Anda tidak dapat memenuhi permintaannya.

Contoh:

“Terima kasih sudah mempercayai saya untuk proyek ini, tetapi saya tidak bisa ikut saat ini.”
“Saya menghargai tawaran Anda, namun saya harus menolaknya.”

Dalam psikologi sosial, penghargaan membantu mengurangi perasaan ditolak secara pribadi. Orang akan lebih fokus pada keputusan Anda daripada merasa dirinya yang ditolak.

2. Berikan Jawaban Singkat dan Jelas

Banyak orang berpikir bahwa penolakan harus disertai penjelasan panjang. Padahal, semakin panjang alasan yang diberikan, semakin besar peluang orang lain mencari celah untuk membujuk Anda.

Contoh:

“Maaf, saya tidak bisa.”
“Saya tidak dapat berkomitmen untuk itu.”
“Tidak, terima kasih.”

Psikolog menyebut hal ini sebagai komunikasi asertif. Pesan yang jelas menunjukkan bahwa keputusan Anda sudah dipertimbangkan dan bukan sesuatu yang masih bisa dinegosiasikan.

3. Gunakan Frasa “Saat Ini Saya Tidak Bisa”

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore