Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 22.12 WIB

Perempuan yang Sangat Tidak Bahagia dengan Kehidupannya Biasanya Menunjukkan 6 Ciri Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi perempuan yang tidak bahagia (Freepik/Stockking) - Image

Ilustrasi perempuan yang tidak bahagia (Freepik/Stockking)

JawaPos.com - Di balik senyum yang tampak biasa, unggahan media sosial yang terlihat normal, atau rutinitas harian yang berjalan seperti biasa, banyak perempuan yang sebenarnya menyimpan ketidakbahagiaan mendalam. Kondisi ini bukan berarti hidup mereka adalah yang paling terpuruk, melainkan karena adanya jarak yang kian melebar antara realitas yang dijalani dengan apa yang sebenarnya mereka impikan.

Menariknya, ketidakbahagiaan ini jarang mewujud dalam bentuk tangisan histeris atau keputusasaan yang dramatis. Ia justru hadir secara samar, menyusup perlahan ke dalam kebiasaan, pola pikir, dan sikap sehari-hari, bahkan sering kali tanpa disadari oleh perempuan itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, tanda-tanda ini menyatu dengan kepribadian mereka, hingga akhirnya mengikis kualitas hubungan, kesehatan mental, serta cara mereka memandang kehidupan.

Dilansir dari Geediting, terdapat enam ciri utama yang kerap ditunjukkan oleh perempuan yang sangat tidak bahagia dengan hidupnya, meskipun mereka sendiri sering kali menyangkalnya.

1. Terus-menerus Membandingkan Diri dengan Perempuan Lain

Perempuan yang tidak bahagia biasanya memiliki kebiasaan membandingkan hidupnya dengan hidup orang lain, entah itu teman, saudara, rekan kerja, atau figur di media sosial. Mereka melihat pencapaian orang lain sebagai cermin kegagalan diri sendiri.

Tanpa sadar, kebiasaan ini menggerogoti rasa syukur dan kepercayaan diri. Apa pun yang mereka capai terasa kurang, karena selalu ada orang lain yang tampak lebih berhasil, lebih bahagia, lebih dicintai. Padahal, perbandingan ini jarang adil; yang dibandingkan adalah kehidupan nyata dengan potongan terbaik hidup orang lain.

2. Sulit Merasa Puas meski Tujuan Tercapai

Ketika satu target tercapai, seharusnya ada rasa lega atau bangga. Namun bagi perempuan yang tidak bahagia, kepuasan itu hanya singgah sebentar atau bahkan tidak muncul sama sekali. Pikiran mereka langsung melompat ke target berikutnya, dengan nada batin yang keras: "Harusnya bisa lebih."

Akibatnya, hidup terasa seperti perlombaan tanpa garis akhir. Mereka terus bergerak, terus mengejar, tetapi tidak pernah benar-benar menikmati perjalanan. Bukan karena mereka malas bersyukur, melainkan karena mereka sendiri tidak tahu kapan harus berhenti dan mengakui bahwa dirinya sudah cukup.

3. Terlalu Keras pada Diri Sendiri, Terlalu Lunak pada Orang Lain

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore