
Ilustrasi orang yang enggan mengumumkan ulang tahunnya. (freepik)
JawaPos.com - Meskipun sebuah perayaan, momen ulang tahun tidak membuat semua orang menyukainya. Sering kali mereka yang tidak menyukai hari ulang tahunnya sendiri memiliki beberapa pengalaman bersama dari masa lalu yang mengarahnnya mereka untuk tidak menyukainya.
Ini bukan tentang menjadi orang yang merusak pesta atau orang yang suka bersenang-senang. Biasanya ada alasan yang lebih dalam di balik keengganan mereka terhadap perayaan ulang tahun.
Dilansir dari Geediting, inilah tujuh hal yang umum dialami orang-orang yang tidak suka merayakan ulang tahun saat tumbuh dewasa.
Baca Juga:Lagi Liburan di Surabaya? Intip 10 Nasi Bebek Paling Favorit dan Tak Pernah Sepi Pelanggan
1. Ulang tahunnya diabaikan
Satu benang merah yang tampak terjalin dalam kehidupan orang-orang yang tidak suka merayakan ulang tahun mereka sendiri adalah masa lalu yang berisi pengabaian tentang hari ulang tahunnya.
Saat tumbuh dewasa, hari istimewa mereka mungkin tidak diperlakukan seperti itu. Barangkali mereka merupakan bagian dari keluarga besar yang sumber dayanya terbatas, atau mereka berulang tahun berdekatan dengan hari libur besar sehingga perayaan mereka pun menjadi sia-sia.
Apa pun alasannya, kurangnya pengakuan pada tahun-tahun pembentukan diri mereka sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman saat merayakan ulang tahun di masa dewasa.
2. Tekanan untuk bahagia
Saat tumbuh dewasa, ada aturan tak tertulis bahwa pada hari ulang tahun, Anda harus berada dalam suasana hati yang penuh perayaan, apa pun yang terjadi. Harapan akan kegembiraan dan keceriaan yang terus-menerus terkadang terasa menyesakkan.
Jika Anda tidak merasa sangat gembira, Anda justru disambut dengan ketidaksetujuan atau kekecewaan dari orang lain. Tekanan untuk menunjukkan wajah bahagia, bahkan saat Anda mungkin tidak dalam kondisi terbaik, menambah stres yang tidak diinginkan pada hari ulang tahun.
Akibatnya, saat ulang tahun Anda tiba sekarang, Anda lebih suka menjaga suasana tetap tenang dan bebas tekanan.
Baca Juga:Sering Cemas saat Menunggu Balasan Pesan dari Seseorang? 7 Perilaku ini Mungkin Pernah Kamu Lakukan
3. Tumbuh dalam budaya tidak dirayakan
Dalam beberapa budaya di seluruh dunia, ulang tahun tidak diberi penekanan yang sama seperti di Barat. Misalnya, di beberapa bagian Tiongkok, ulang tahun tidak dirayakan hingga seseorang mencapai usia 60 tahun, yang dianggap sebagai awal siklus kehidupan baru.
Orang-orang dengan latar belakang budaya ini mungkin tidak melihat perlunya perayaan tahunan, dan bahkan mungkin menganggapnya agak asing atau tidak nyaman. Pengaruh budaya ini dapat terbawa hingga dewasa, yang menyebabkan kurangnya antusiasme terhadap perayaan ulang tahun mereka sendiri.
4. Hubungan negatif dengan penuaan
Di satu sisi, ulang tahun melambangkan satu tahun lagi kehidupan, yang merupakan hal yang indah. Di sisi lain, ulang tahun juga melambangkan bertambahnya usia, yang dapat menimbulkan perasaan cemas atau takut bagi sebagian orang.
Jika, ketika tumbuh dewasa, gagasan tentang penuaan digambarkan secara negatif, mungkin melalui komentar spontan tentang menjadi tua atau ketakutan terhadap tanda-tanda fisik penuaan, maka ulang tahun dapat menjadi pengingat yang jelas tentang proses yang dianggap negatif ini.
5. Perayaan ulang tahun terasa tidak tulus
Perayaan itu terasa lebih seperti rutinitas dan kurang seperti perayaan yang tulus terhadap diri sendiri. Kurangnya ketulusan ini meninggalkan kesan yang mendalam pada dirinya.
Sebagai orang dewasa, mereka menjadi lebih suka merayakan ulang tahun dengan cara yang lebih bermakna, bersama orang-orang yang benar-benar peduli padanya.
6. Sorotan yang tidak nyaman
Tidak semua orang senang menjadi pusat perhatian. Bagi sebagian orang, konsep bahwa semua orang memperhatikan mereka, bahkan untuk sehari saja, bisa sangat meresahkan.
Saat tumbuh dewasa, jika orang-orang ini merasa kewalahan atau tidak nyaman selama perayaan ulang tahun mereka karena semua perhatian, kemungkinan besar mereka membawa ketidaknyamanan itu hingga dewasa.
Akibatnya, mereka mungkin sekarang lebih suka membiarkan ulang tahun mereka berlalu dengan tenang, tanpa keributan atau keriuhan.
7. Mengalami peristiwa traumatis pada atau sekitar hari ulang tahunnya
Beberapa orang mengasosiasikan hari ulang tahun mereka dengan kenangan menyakitkan atau kejadian traumatis. Kehilangan, kecelakaan, atau kejadian negatif yang signifikan yang bertepatan dengan hari ulang tahun mereka dapat meninggalkan kesan yang mendalam pada perayaan di masa mendatang.
Akibatnya, mereka mungkin memilih untuk mengabaikan hari ulang tahun mereka sepenuhnya sebagai cara untuk menghindari kenangan menyakitkan yang terkait dengan tanggal tersebut.
