
seseorang yang perlahan kehilangan jati diri (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Kehilangan jati diri bukanlah sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Prosesnya sering kali berjalan perlahan, nyaris tak terasa. Seseorang mungkin tetap berfungsi secara sosial, tetap bekerja, tetap tersenyum—namun di dalam dirinya muncul kekosongan, kebingungan, dan perasaan tidak lagi mengenali siapa dirinya yang sebenarnya.
Dalam psikologi perkembangan, konsep jati diri banyak dibahas oleh tokoh seperti Erik Erikson yang memperkenalkan tahap identity vs role confusion. Selain itu, krisis makna hidup juga banyak dikaji oleh Viktor Frankl yang menekankan pentingnya makna sebagai fondasi identitas manusia.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 9 perilaku yang sering muncul ketika seseorang perlahan kehilangan jati diri menurut perspektif psikologi:
1. Terlalu Bergantung pada Validasi Orang Lain
Ketika seseorang tidak lagi yakin dengan dirinya sendiri, ia mulai mencari cermin dari luar. Keputusan, penampilan, bahkan opini pribadi menjadi sangat dipengaruhi oleh komentar orang lain.
Ia merasa baik hanya ketika dipuji, dan merasa hancur ketika dikritik. Validasi eksternal menjadi satu-satunya alat ukur harga diri.
2. Sering Mengubah Kepribadian Sesuai Lingkungan
Orang yang kehilangan jati diri cenderung menjadi “bunglon sosial.” Di satu kelompok ia sangat A, di kelompok lain ia sangat B.
Adaptasi sosial itu sehat, tetapi jika perubahan tersebut membuat seseorang tidak lagi tahu mana dirinya yang autentik, ini bisa menjadi tanda krisis identitas.
3. Kehilangan Minat pada Hal-Hal yang Dulu Dicintai
Hobi, passion, atau aktivitas yang dulu memberi energi tiba-tiba terasa hambar. Ini sering dikaitkan dengan kondisi anhedonia, yaitu hilangnya kemampuan merasakan kesenangan.
Ketika seseorang tak lagi terhubung dengan apa yang dulu membuatnya merasa hidup, ia mulai kehilangan bagian penting dari identitasnya.
4. Sulit Membuat Keputusan Sederhana
Kebingungan identitas membuat seseorang tidak memiliki “kompas internal.” Bahkan keputusan kecil terasa melelahkan.
Ia sering berpikir berlebihan karena tidak lagi yakin pada nilai dan prioritas pribadinya.
5. Merasa Kosong Meski Hidup Terlihat Baik-Baik Saja
Dari luar, hidupnya mungkin stabil. Namun di dalam, ada rasa hampa yang sulit dijelaskan.
Konsep kekosongan eksistensial ini banyak dibahas dalam psikologi humanistik, termasuk oleh Abraham Maslow yang menekankan pentingnya aktualisasi diri sebagai kebutuhan tertinggi manusia.
6. Menghindari Refleksi Diri
Orang yang kehilangan jati diri sering kali menghindari keheningan. Ia terus menyibukkan diri, tenggelam dalam media sosial, pekerjaan, atau distraksi lainnya.
Keheningan terasa menakutkan karena di situlah pertanyaan tentang “siapa saya sebenarnya?” mulai muncul.
7. Merasa Hidup Seperti “Menjalani Peran”
Alih-alih merasa menjadi diri sendiri, ia merasa sedang memainkan peran: sebagai anak yang baik, pasangan yang ideal, atau pekerja yang sukses.
Namun semua itu terasa seperti topeng. Ia mungkin berhasil secara sosial, tetapi tidak merasa autentik secara emosional.
8. Takut Mengecewakan Orang Lain Secara Berlebihan
Ketakutan ini membuat seseorang mengorbankan nilai, batasan, dan kebutuhan pribadinya.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
