seseorang yang mengembalikan troli belanja./Freepik/simonapilolla
JawaPos.com - Menurut psikologi, kebiasaan kecil sering kali mencerminkan karakter besar.
Salah satunya adalah kebiasaan mengembalikan troli belanja ke tempatnya setelah digunakan alih-alih meninggalkannya di area parkir.
Perilaku ini mungkin terlihat sepele, tetapi dalam kajian psikologi sosial dan kepribadian, tindakan sederhana yang dilakukan tanpa pengawasan sering kali menjadi indikator nilai dan integritas seseorang.
Di berbagai negara, termasuk di kota-kota besar seperti Jakarta, fenomena troli yang ditinggalkan sembarangan di parkiran pusat perbelanjaan menjadi pemandangan umum.
Sebaliknya, mereka yang tetap meluangkan waktu beberapa menit untuk mengembalikannya menunjukkan pola karakter tertentu.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (25/2), terdapat 8 ciri psikologis yang biasanya dimiliki oleh orang yang selalu mengembalikan troli belanja ke tempatnya:
1. Memiliki Tanggung Jawab Pribadi yang Tinggi
Dalam psikologi kepribadian, tanggung jawab pribadi berkaitan dengan konsep conscientiousness (kesadaran dan ketelitian). Orang yang mengembalikan troli memahami bahwa itu adalah bagian dari tanggung jawabnya sebagai pengguna fasilitas.
Mereka tidak berpikir, “Ah, nanti juga ada petugas yang membereskan.” Sebaliknya, mereka sadar bahwa tindakan kecil mereka berdampak pada orang lain.
2. Menghormati Orang Lain
Troli yang ditinggalkan sembarangan bisa menghalangi kendaraan lain atau bahkan merusak mobil orang. Individu yang peduli akan hal ini biasanya memiliki empati sosial yang baik.
Baca Juga: 9 Nasihat dari Orang-Orang yang Benar-Benar Berdamai dengan Hidup Mereka Menurut Psikologi
Menurut teori empati dari Daniel Goleman, kesadaran terhadap dampak tindakan kita pada orang lain merupakan bagian dari kecerdasan emosional. Mengembalikan troli menunjukkan kepedulian terhadap kenyamanan dan keamanan bersama.
3. Disiplin Tanpa Pengawasan
Tidak ada hukuman jika seseorang meninggalkan troli begitu saja. Namun orang yang tetap mengembalikannya menunjukkan disiplin internal.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
