Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Januari 2026 | 22.53 WIB

Jika 8 Tugas Hidup Ini Tidak Membuat Anda Stres, Berarti Anda Lebih Kuat Secara Mental daripada Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

seseorang yang kuat secara mental (Freepik/EyeEm) - Image

seseorang yang kuat secara mental (Freepik/EyeEm)

JawaPos.com - Hidup pada dasarnya tidak pernah benar-benar sederhana. Setiap fase membawa tuntutan, tanggung jawab, dan tekanan yang berbeda.

Bagi sebagian orang, tekanan ini mudah berubah menjadi stres kronis, kecemasan, bahkan kelelahan mental.

Namun menurut psikologi, ada kelompok orang yang tampak menjalani beban hidup yang sama—bahkan lebih berat—tanpa terlihat runtuh secara emosional.

Bukan karena hidup mereka lebih mudah, melainkan karena ketangguhan mental (mental strength) yang mereka miliki.

Psikologi modern menyebut kemampuan ini sebagai psychological resilience—kapasitas untuk tetap stabil, jernih, dan adaptif saat menghadapi tuntutan hidup.

Dilansir dari Geediting pada Selasa (6/1), jika delapan tugas hidup berikut ini tidak membuat Anda merasa stres berlebihan, itu adalah tanda kuat bahwa mental Anda berada di atas rata-rata.

1. Mengambil Keputusan Besar Tanpa Terjebak Ketakutan Berlebihan

Keputusan besar—tentang karier, hubungan, atau masa depan—sering kali menjadi sumber stres utama. Banyak orang terjebak dalam analysis paralysis, takut salah langkah dan menunda keputusan terlalu lama.

Orang yang kuat secara mental mampu menerima satu fakta penting: tidak ada keputusan yang sepenuhnya bebas risiko. Psikologi menunjukkan bahwa mereka fokus pada hal yang bisa dikendalikan—nilai, informasi, dan niat—bukan pada kemungkinan terburuk yang belum tentu terjadi.

Ketika mengambil keputusan besar tidak membuat Anda lumpuh oleh kecemasan, itu menandakan kedewasaan emosional yang tinggi.

2. Menghadapi Kritik Tanpa Merasa Harga Diri Hancur

Bagi banyak orang, kritik terasa seperti serangan personal. Sedikit komentar negatif saja bisa memicu stres, defensif, atau keinginan untuk membuktikan diri secara berlebihan.

Namun individu yang kuat secara mental memisahkan kritik terhadap perilaku dari nilai diri. Dalam psikologi, ini disebut secure self-concept. Anda bisa mendengarkan, menilai apakah kritik itu relevan, lalu memutuskan apa yang perlu diperbaiki—tanpa drama batin yang berlarut-larut.

Jika kritik tidak menguras energi emosional Anda, itu tanda mental yang stabil dan matang.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore