
seseorang yang lebih muda 10 tahun./Freepik/The Yuri Arcurs Collection
JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang usianya sudah menginjak kepala empat atau lima, tetapi wajahnya, energinya, bahkan cara berpikirnya seperti orang sepuluh tahun lebih muda?
Awalnya mungkin kita mengira itu semata soal genetik atau perawatan mahal.
Namun, psikologi modern justru menemukan pola yang jauh lebih sederhana dan bisa ditiru siapa saja.
Menurut berbagai kajian psikologi perkembangan dan perilaku, orang-orang yang tampak awet muda bukan hanya menjaga kulitnya, tetapi juga menjaga pola pikir, emosi, dan kebiasaan hariannya.
Mereka menjalani ritual-ritual kecil yang konsisten, sering kali tanpa disadari, tetapi berdampak besar pada tubuh dan mental.
Dilansir dari Geediting pada Senin (29/12), terdapat delapan ritual harian yang secara psikologis membuat seseorang terlihat—dan terasa—10 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.
1. Mereka Memulai Hari dengan Pikiran yang Tenang, Bukan Terburu-buru
Secara psikologis, stres kronis adalah salah satu faktor terbesar penuaan dini. Orang yang terlihat lebih muda cenderung tidak memulai hari dengan kepanikan. Mereka memberi ruang bagi diri sendiri untuk bernapas, entah lewat doa, meditasi singkat, journaling, atau sekadar duduk tenang beberapa menit.
Ritual ini menurunkan kadar kortisol (hormon stres) sejak pagi. Psikologi menjelaskan bahwa kortisol yang stabil membantu menjaga kualitas tidur, metabolisme, bahkan elastisitas kulit. Tenang di pagi hari sering kali berarti awet muda sepanjang hari.
2. Mereka Menjaga Rasa Ingin Tahu Seperti Anak-Anak
Salah satu temuan menarik dalam psikologi adalah hubungan antara curiosity dan penuaan mental. Orang yang terlihat lebih muda hampir selalu punya rasa ingin tahu tinggi. Mereka suka belajar hal baru, membaca, mencoba hobi, atau sekadar bertanya “mengapa” dan “bagaimana”.
Otak yang terus distimulasi akan membentuk koneksi saraf baru. Inilah yang membuat mereka tampak segar, responsif, dan penuh energi. Secara tidak langsung, wajah pun memancarkan vitalitas yang sama.
3. Mereka Bergerak Setiap Hari, Bukan untuk Menyiksa Tubuh
Bukan berarti harus olahraga berat. Psikologi kebiasaan menunjukkan bahwa orang awet muda biasanya memilih gerakan yang mereka nikmati: berjalan kaki, stretching, yoga, menari ringan, atau bersepeda santai.
Karena tidak terasa sebagai beban, ritual ini dilakukan konsisten. Pergerakan harian meningkatkan aliran darah, memperbaiki suasana hati, dan memberi sinyal pada otak bahwa tubuh masih “hidup dan aktif”. Itulah sebabnya postur mereka lebih tegap dan ekspresi wajah lebih cerah.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
