Ilustrasi kolektor barang antik./Freepik.
JawaPos.com – Mengoleksi barang unik dan antik ternyata punya arti psikologis yang lebih dalam daripada sekadar hobi.
Dari perangko lama, action figure edisi terbatas, sampai koin antik yang tersimpan rapi di etalase kaca.
Semua benda itu bukan hanya koleksi fisik, tetapi juga bagian dari identitas dan cerita hidup seseorang.
Banyak orang mungkin melihatnya sebagai kebiasaan aneh atau konsumtif, padahal di balik itu ada kepuasan emosional dan makna pribadi yang tak ternilai.
Data terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan ini cukup populer di berbagai belahan dunia.
Misalnya, di Australia saja, sekitar 7,6 juta orang atau 35% dari populasi dewasa aktif menjadi kolektor bahkan ini adalah jumlah yang bahkan melampaui pelanggan Netflix di sana.
Nilai total koleksi diperkirakan mencapai $16,8 miliar, dengan kategori paling umum meliputi koin (34%), mainan (33%), fesyen preloved (26%), hingga kartu dagang (16%).
Angka ini memperlihatkan bahwa mengoleksi bukan sekadar aktivitas kecil, melainkan fenomena sosial-ekonomi yang besar.
Lalu, mengapa banyak orang merasa terdorong untuk mengoleksi barang-barang unik? Mari kita bahas arti kebiasaan ini dari sisi psikologi, identitas, dan kepuasan emosional yang melatarbelakanginya.
Simak penjelasan berikut yang dilansir dari Bidsee, Mayfair Therapy dan Psychology Today.
1. Koleksi sebagai Identitas dan Cermin Diri
Mengoleksi bukan sekadar mengumpulkan benda, melainkan juga cara seseorang menyusun identitas. Barang-barang yang dipilih menjadi cerminan nilai, selera, dan kisah hidup.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
