
seseorang yang sering melihat ponsel./Freepik/jcomp
JawaPos.com - Di era digital saat ini, ponsel sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Dari bangun tidur hingga sebelum tidur lagi, benda kecil ini sering kali menjadi “teman setia” kita.
Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan terus-menerus memeriksa ponsel di momen tertentu bisa menjadi tanda kurangnya pengendalian diri?
Dilansir dari Geediting pada Senin (15/9), psikologi modern menyebut fenomena ini sebagai compulsive checking—dorongan berulang yang muncul tanpa sadar untuk mengecek notifikasi, media sosial, atau sekadar layar ponsel meski tidak ada hal penting.
Jika Anda sering melakukannya, mungkin itu pertanda bahwa fokus dan pengendalian diri Anda sedang diuji.
1. Saat Baru Bangun Tidur
Banyak orang refleks langsung meraih ponsel ketika mata baru terbuka.
Entah untuk mengecek notifikasi, media sosial, atau email kerja, kebiasaan ini menunjukkan sulitnya menunda keinginan instan.
Menurut psikologi, hal ini bisa merusak ritme pagi karena otak langsung “diserbu” informasi, bukannya diberi kesempatan untuk tenang.
2. Saat Sedang Bersama Teman atau Keluarga
Pernahkah Anda duduk di meja makan, tapi tangan gatal membuka ponsel meski sedang berbicara dengan orang terdekat?
Jika iya, itu tanda Anda lebih terdistraksi oleh dunia digital ketimbang hadir penuh (mindful) bersama orang lain.
Psikolog menyebut ini sebagai “phubbing” (phone-snubbing), yang dapat merusak kualitas hubungan sosial.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
