Ilustrasi mati rasa emosional (Dok. Freepik)
JawaPos.com – Kenapa seseorang bisa mengalami emotional numbness atau mati rasa emosional? Emotional numbness, atau sering disebut sebagai mati rasa emosional, adalah kondisi ketika seseorang mengalami penurunan kemampuan untuk merasakan maupun mengekspresikan emosi.
Alih-alih bisa merespons situasi dengan perasaan yang wajar, orang yang mengalami emotional numbness cenderung merasa hampa, datar, atau terlepas dari dirinya sendiri maupun dari orang lain.
Kondisi ini tidak sekadar "tidak peduli," melainkan bisa menjadi tanda adanya beban psikologis yang lebih dalam. Contohnya seperti stres berkepanjangan atau trauma emosional.
Menariknya, sebuah survei daring di Jepang terhadap 3.376 pasien dengan major depressive disorder (MDD) menemukan bahwa sekitar 67,1% responden melaporkan mengalami emotional blunting, yaitu salah satu bentuk emotional numbness.
Bahkan, 10% di antaranya menilai gejalanya tergolong parah. Fakta ini menunjukkan bahwa mati rasa emosional bukanlah fenomena langka. Tetapi sebuah kondisi serius yang sering berkaitan dengan kesehatan mental seperti depresi, trauma, hingga stres kronis.
Ingin tahu lebih lanjut tentang emotional numbness atau mati rasa? Simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari Verywell Mind dan Healthline.
1. Penyebab Mati Rasa Emosional (Emotional Numbness)
Mati rasa emosional atau emotional numbness tidak terjadi begitu saja. Biasanya, kondisi ini muncul sebagai respons tubuh dan pikiran untuk melindungi diri dari rasa sakit, tekanan, atau pengalaman emosional yang terlalu berat.
Awalnya, mekanisme ini bisa memberi "kelegaan" sementara, tetapi jika berlangsung lama, ia justru menghambat kita merasakan emosi secara sehat baik yang menyakitkan maupun yang menyenangkan.
Beberapa penyebab umum emotional numbness antara lain:
Depresi dan Kecemasan – Depresi sering membuat seseorang kehilangan sensitivitas terhadap perasaan, hingga emosi terasa datar atau tumpul.
Begitu juga dengan kecemasan, rasa takut berlebihan dan stres kronis dapat mendorong seseorang untuk menghindari emosi, termasuk yang positif, sebagai cara untuk menekan ketegangan.
Trauma dan PTSD – Pengalaman traumatis, baik dari masa kecil maupun peristiwa besar di masa dewasa, dapat memicu emotional numbness.
Pada penderita PTSD, misalnya, mati rasa emosional muncul sebagai mekanisme untuk menghindari kenangan atau perasaan yang terlalu menyakitkan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
